KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Beritasumut.com-Direktur Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan Peradilan (PUSHPA) Muslim Muis menilai dugaan kecurangan PPDB dilakukan secara masif dan tersistematis dan terjadi hampir di seluruh sekolah di Kota Medan.
Kondisi ini menurutnya tidak bisa dibiarkan mengingat kesempatan bagi peserta didik mendapatkan haknya menjadi terhalang. Apalagi ada sejumlah temuan-temuan soal dalam PPDB adanya pola KKN baik itu intervensi, akses dan permainan uang. Sehingga sudah menjadi kewajiban warga negara untuk menentang hal ini.
"Kita lihat pelanggaran yang terjadi sudah masif dan tersistematis," ujar Muslim diamini Wadir PUSHPA Nuriono, kepada wartawan Selasa (16/07/2016).
Dikatakan Muslim, buruknya sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2016-2017 di Kota Medan sebelumnya telah mendapat sorotan dari Ombudsman RI dan Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut yang menilai adanya kejanggalan dan tidak transfarannya proses PPDB. Bahkan Ombdusman mensinyalir kecurangan dan pelanggaran yang terjadi dalam proses PPDB di Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan dilakukan secara terencana atau by design.
Hal itu terindikasi dari Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB 2016 yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kota Medan. Misalnya dalam hal penjualan seragam sekolah dan penjualan buku pelajaran. Dalam Juknis itu disebutkan bahwa pengadaan seragam, buku dan kebutuhan sekolah lainnya dapat diperoleh siwa/siswi melalui koperasi sekolah.
Padahal itu jelas melanggar peraturan diatasnya, yakni PP No 17 tahun 2010 dan Permendikbud No 45 tahun 2014. Dalam PP dan Permendkibud itu ditegaskan bahwa sekolah dilarang mengadakan seragam, buku dan kebutuhan sekolah lainnya. Keperluan sekolah siswa sepenuhnya diserahkan kepada orangtua siswa. Abyadi menambahkan, selama Ombudsman Sumut membuka Posko Pengaduan PPDB, setidaknya 25 laporan masyarakat terkait kecurangan PPDB kepada Ombudsman Sumut. Dari laporan itu, ada beberapa substansi yang dikeluhkan. Pertama adanya pemberian uang pelicin untuk dapat diterima di sekolah negeri dengan jumlah bervariasi antara Rp3 juta hingga Rp20-an juta.(BS03)
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi