Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pengurus Komite SMAN 13 Medan akan terus memberi dukungan dalam pengembangan prestasi sekolah maupun siswa termasuk di bidang ekstrakurikurer (ekskul). Hal ini ditegaskan Ketua Komite SMAN 13 Medan Ishak Nasution saat memimpin rapat Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) yang dikelola Komite di Wali Kafe, pertengahan pekan kemarin.
"Untuk tahun ini seluruh kegiatan yang berkaitan dengan ekskul dananya dari Komite. Kita melihat selama pembiayaan ditanggung sekolah ekskul kita kurang bergairah karena adanya keterbatasan anggaran. Kita ingin kegiatan ekskul di sekolah ini lebih bergairah lagi kedepan," ujar Ishak dan diamini seluruh pengurus komite dan dihadiri Kepala SMAN 13 Medan Nurhalimah Purba.
Meskipun sebelumnya beberapa ekskul di SMAN 13 Medan sepeti Futsal, Sepakbola, Paskibraka dan Tari tetap menunjukan prestasi namun kedepan komite menginginkan kedepannya seluruh ekskul di SMAN 13 Medan yang jumlahnya mencapai puluhan itu juga bisa menunjukan prestasi.
Baca Juga:
"Kita sudah sepakat untuk tahun ini kegiatan fisik akan dikurangi dan kita lebih fokus kepada pengembangan kegiatan-kegiatan siswa. Kita tidak mau kedepan masih ada penarikan uang kepada siswa karena mengikuti kegiatan-kegiatan sekolah. Semua kegiatan harus ditanggung Komite," ujar pengurus Komite Sorimuda Harahap.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah Nurhalimah Purba menyamput baik dukungan Komite untuk mengambilalih seluruh kegiatan Ekskul. Menurut Nurhalimah jika mengandalkan dana BOS tentu ruang gerak Ekskul akan terbatas. Dalam kesempatan itu Nurhalimah juga berharap agar persoalan defisit listrik di SMAN 13 Medan segera teratasi. Upaya sekolah dan pihak Komite selama ini untuk mengajukan permohonan penambahan daya listrik ke PLN tak kunjung tuntas. Untuk itulah Nurhalimah Purba berharap ada solusi yang dilakukan agar kebutuhan listrik untuk menghidupkan sejumlah perangkat elektronik di SMAN 13 Medan bisa segera dilakukan pihak komite.
"Sudah hampir tujuh bulan ini kita menunggu kepastian dari PLN soal kekurangan listrik kita itu. Usaha kita agar seluruh siswa kita bisa belajar dengan nyaman dengan adanya AC belum terealisasi. Sama minta komite mencarikan solusi untuk itu apakah harus dibeli genset atau bagaimana," ujar Nurhalimah.
Baca Juga:
Terkait hal ini Ketua Ishak dan pengurus komite lainnya mengaku akan segera mencarikan solusi. Karena kenyamanan para siswa dalam berkegiatan disekolah juga menjadi prioritas pihak komite."Karena sudah terlalu lama kita menunggu kepastian dari PLN, maka kemungkinan besar kita akan membeli genset. Tapi soal ini akan kita putuskan saat rapat selanjutnya," pungkas Ishak.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar