Kemnaker, Pengusaha, Serikat Pekerja, dan ILO Teken Deklarasi Pekerjaan Layak 2026–2030
Kemnaker, APINDO, serikat pekerja, dan ILO menandatangani Deklarasi Pekerjaan Layak 2026&ndash2030 untuk memperkuat lapangan kerja inklusif.
Ekonomi
Beritasumut.com-Wakil Ketua Komisi B DPRD Medan, Ratna Sitepu menyesalkan masih terjadinya praktik siswa 'siluman' dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016-2017 di sejumlah sekolah negeri di Kota Medan. Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Ratna semisal di SMA Negeri 15 Medan, siswa siluman yang diterima diluar petunjuk teknis PPDB 2016 sebanyak 58 orang. Ke-58 siswa sisipan tersebut diterima berdasarkan 'voucher' dari Dinas Pendidikan Kota Medan.
"Kita menyesalkan sampai hari ini masih terjadi praktik penyisipan siswa diluar juknis yang ada. Kita meminta Walikota Medan segera mengevaluasi oknum Kepala Sekolah yang menerima siswa sisipan melebihi kuota yang diajukan," ujar Ratna, Kamis (28/07/2016).
Diakui Ratna, saat mengecek langsung ke SMA Negeri 15 Medan, Wakil Kepala Sekolah bermarga Lumban Gaol tidak membantah adanya penambahan siswa melebihi kuota yang ada. Namun, Lumban Gaol enggan menyebutkan identitas 'penitip' siswa tersebut.
Baca Juga:
"Semula kita mendengar informasi dari masyarakat dan kemudian dilakukan pengecekan ke lapangan. Hasilnya ternyata memang ada siswa yang masuk diluar hasil pengumuman beberapa waktu lalu. Wakil Kepala Sekolah di SMAN 15 mengaku siswa itu diterima berdasarkan 'voucher' yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Kota Medan," terangnya.
Ratna menegaskan, Komisi B DPRD Medan akan memanggil seluruh kepala sekolah negeri di Medan untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat terkait keberadaan siswa sisipan. Menurut Ratna, keberadaan siswa sisipan merupakan permainan oknum-oknum tertentu yang berusaha untuk mencari keuntungan.
Baca Juga:
Sementara Ketua Komite SMAN 15 Medan, Ilhamsyah mengaku tidak mengetahui keberadaan siswa sisipan di SMAN 15 Medan. Karena itu, Ilhamsyah berjanji akan menemui kepala sekolah SMAN 15 Medan dan meminta untuk dievaluasi kembali."Kita bukan mau mengorbankan anak
didik. Tapi kita menyesalkan sikap pihak sekolah yang tidak transparan. Bagaimana bisa siswa sisipan ini masuk sekolah. Tentu sudah terjadi kebijakan yang menyalah," ujar Ilhamsyah.
Ilhamsyah yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan juga meyakini praktik siswa sisipan tidak hanya terjadi di SMA Negeri 15 Medan. Namun terjadi hampir merata di seluruh sekolah negeri di Kota Medan."SMA Negeri 15 Medan ini hanya salah satu contoh saja. Di sekolah lain pasti ada juga sisipan," duganya.
Dikatakan Ilhamsyah, praktik sisipan diduga memanfaatkan 'jatah' bina lingkungan. Di mana, pada PPDB 2016, kuota untuk bina lingkungan ditetapkan 10 persen dari jumlah yang diterima.
"Untuk bina lingkungan, apa kriteria sekolah menerimanya? Boleh kita cek, apakah siswa yang lulus dari jalur bina lingkungan sesuai dengan syaratnya? Kan ada syarat kalau bina lingkung merupakan jalur untuk siswa miskin yang tinggal tidak jauh dari sekolah. Kalau faktanya saat ini, bina lingkungan 'membinasakan' masyarakat yang layak mendapatkannya," sindirnya. (BS03)
Kemnaker, APINDO, serikat pekerja, dan ILO menandatangani Deklarasi Pekerjaan Layak 2026&ndash2030 untuk memperkuat lapangan kerja inklusif.
Ekonomi
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan borong juara II dan juara III masingmasing kategori usia 13 tahun (kelahiran tah
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/20
Olahraga
beritasumut.com Hari Santri Nasional (HSN) yang sejatinya menjadi momentum sakral dan perayaan atas dedikasi kaum santri, justru diubah men
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSIS Semarang pada pekan ketujuh Pegadaian Championship 2026/2
Olahraga
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan keracunan makanan yan
Peristiwa
beritasumut.com Dua maling handphone (HP) milik driver ojek online (ojol) ditangkap polisi usai beraksi di Jalan SM Raja, Simpang Pasar 12,
Peristiwa
beritasumut.com Komnas Perlindungan Anak (PA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan kekerasan fisik berat terhadap seorang anak la
Peristiwa
Kemnaker menyiapkan pelatihan vokasi empat bulan di KEK untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan memperluas penempatan kerja.
Pendidikan
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Siber Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap praktik judi online (judol) dengan website depobo
Peristiwa