Rabu, 26 Agustus 2026

DPRD Medan Didesak Bentuk Pansus Penerimaan Siswa Baru

Minggu, 17 Juli 2016 20:24 WIB
DPRD Medan Didesak Bentuk Pansus Penerimaan Siswa Baru
Beritasumut.com/BS03
Pemerhati Pendidikan Kota Medan H Idrus Djunaidi SH 
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Penerimaan siswa baru di Kota Medan diduga kembali diwarnai praktek kotor berupa uang pelicin agar siswa bisa diterima di sekolah yang ia tuju. Tidak tanggung-tanggung, permainan kotor ini bahkan diduga melibatkan sejumlah pejabat tinggi di Pemko Medan.

"Selain turun ke sekolah-sekolah, kita juga menerima langsung laporan dari masyarakat soal dugaan permainan ini. Bahkan yang membuat kita miris para kepala sekolah maupun pejabat di sekolah tidak malu mengatakan kalau urusan siswa baru tahun ini dikendalikan langsung oleh pejabat tersebut. Ada istilah harus ada rekomendasi," ujar Pemerhati Pendidikan Kota Medan H Idrus Djunaidi SH kepada wartawan, Minggu (17/07/2016).

Jika kondisi itu benar, lanjut Idrus tentulah sangat berdampak kepada kualitas dan mutu pendidikan di Kota Medan. Pasalnya hanya orang-orang yang berduit dan memiliki kedekatan dengan para pejabat yang bisa bersekolah. Sedangkan siswa pintar kemungkinan besar akan tersisih hanya karena perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab tersebut.

Baca Juga:

"Ini menyangkut dengan masa depan anak bangsa. Dugaan-dugaan kecurangan ini tentunya harus ditindaklanjuti. Dalam hal ini tentu DPRD Medan harus menjalankan fungsi pengawasannya untuk menyelamatkan dunia pendidikan kita. Bila perlu bentuk Pansus Penerimaan Siswa Baru," tegas Idrus.

Dibeberkan Idrus dugaan adanya permainan dalam penerimaan siswa baru tahun ini memang cukup terbuka. Apalagi sistem penerimaan siswa baru tidak secara terbuka diterima publik. Seharusnya pihak sekolah mengumumkan hasil seleksi NEM dan ujian siswa bersangkutan. "Pertanyaannya siapa yang tahu kalau siswa yang diterima itu NEM dan hasil ujiannya bagus kalau tidak diumumkan. Ini harus dibuka selebar-lebarnya biar siswa maupun orangtuanya mengetahuinya. DPRD Medan harus menelusuri ini," ujarnya.(BS02)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara
Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan
Tiga Instansi Pemko Tak Hadir, Rapat Pansus Kepling Dibatalkan
Anggota Komisi C DPRD Medan Setuju Pembentukan Pansus Aksara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker