Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
Beritasumut.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyerahkan bonus dengan total Rp11,1 miliar kepada atlet dan pelatih peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021. Ini merupakan penghargaan atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Sumut di level nasional. Seluruhnya ada 148 orang yang mendapat bonus pada acara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman No.41, Kota Medan, Senin (27/12/2021).
Mereka ini adalah para atlet dan pelatih dari 29 cabang olahraga (cabor) peraih medali di PON Papua. Sumut sendiri meraih 10 medali emas, 22 perak dan 23 perunggu, pada laga yang berlangsung Oktober lalu. Masing-masing atlet peraih medali emas mendapat Rp250 juta, perak Rp125 juta dan perunggu Rp75 juta. Sedangkan pelatih yang atletnya meraih medali mendapat bonus Rp100 juta untuk emas, Rp75 juta perak dan Rp50 juta perunggu. “Totalnya Rp11,1 miliar, ini uang menggunakan uang rakyat. 15 juta rakyat Sumut memberikan bonus ini melalui APBD kepada atlet yang berprestasi mengharumkan daerahnya. Jadi kita harus pertanggung jawabkan ini,†tegas Edy Rahmayadi.
Edy juga mengingatkan tugas ke depannya lebih berat, karena Sumut akan menjadi tuan rumah PON 2024 bersama Aceh. Edy berharap KONI Sumut bersama Dinas Pemuda dan Olahraga benar-benar melakukan pembinaan sehingga mendapatkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Sumut di level nasional. “Tahun 2024 kita jadi tuan rumah, Sumut harus jaya di sana dengan atlet-atletnya sendiri. Kita harus evaluasi, tahun 2021 kita pacu telescouting, pembinaan dan infrastruktur, tahun 2023 atlet-atlet kita sudah siap untuk berjuang, kita tidak boleh main-main ini,†tegas Edy.
Baca Juga:
Baca Juga : Deli Serdang Juara Umum Pospedasu VIII, Gubernur Apresiasi Prestasi Atlet Pesantren
Salah satu bonus yang paling besar didapatkan atlet pelari asal Asahan, Agustina Mardika Damanik. Agustina berhasil menyabet dua medali emas cabor atletik nomor lari 1.500 dan 800 meter. Agustina mendapat bonus total Rp500 juta dari perjuangannya tersebut. "Saya sangat bersyukur Pak Edy Rahmayadi sangat memperhatikan atlet-atlet Sumut. Ini menjadi cambuk kami sebagai atlet untuk bisa berbuat lebih lagi untuk Sumut,†kata Agustina.
Baca Juga:
Penyerahan bonus ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah beserta Forkopimda Sumut. Hadir juga Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Ardan Noor dan juga OPD terkait. (BS03)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan bahwa tidak terdapat perubahan harga BBM di seluruh SPBU Pertamina per 1
Peristiwa