Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Prajurit TNI harus bersikap netral pada pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang diselenggarakan secara serentak pada tahun 2018. Apabila ada prajurit TNI yang tidak netral akan diambil tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.
Hal itu dikatakan Komandan Korem 022/PT Kolonel Arm Khoirul Hadi SE saat memberikan pengarahan kepada Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Apel Makorem 022/PT, Jalan Asahan, Km 3,5, Pematang Siantar.
"Prajurit TNI dilarang ikut arus politik praktis, kapasitasnya hanya sekadar memantau, memetakan potensi rawan dan mengambil langkah antisipasi. Danrem 022/PT meminta hal ini dipahami seluruh prajurit. Oleh karena itu antar anggota perlu saling mengingatkan karena apabila ada prajurit yang melakukan pelanggaran akan ditindak tegas sesuai sanksi organisasi," tegas Danrem 022/PT dalam siaran persnya, Selasa (23/01/2018).
Sementara itu, kepada keluarga prajurit dan ASN Korem 022/PT, Danrem 022/PT mengharapkan agar hak pilihnya dapat digunakan sebaik mungkin untuk memilih pemimpin yang terbaik sesuai dengan hati nurani masing-masing,
Danrem 022/PT juga mengingatkan kepada prajurit dan ASN untuk menjaga nama baik satuan, dengan senantiasa menghindari pelanggaran dan menjauhi narkoba. Prajurit dan ASN juga diminta untuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban asrama, sekaligus tetap melaksanakan dan menjaga kebersihan, baik di lingkungan perkantoran maupun di lingkungan asrama dan tempat tinggal di luar asrama.(Rel)
Tags
beritaTerkait
komentar