Sabtu, 13 Juni 2026

Dinas Kesehatan: Penyebaran Nyamuk Wolbachia Belum Dilakukan

Rabu, 29 November 2023 09:00 WIB
Dinas Kesehatan: Penyebaran Nyamuk Wolbachia Belum Dilakukan
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memastikan jika sejauh ini pemerintah belum melakukan penyebaran terhadap nyamuk Wolbachia.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan, mengatakan, bahkan untuk ujicoba, Provinsi Sumut juga tidak termasuk dalam rencana tersebut.

“Belum. Masih ujicoba di beberapa tempat. Di Sumut, belum,” katanya, kepada wartawan, Selasa (28/11/2023).

Menurut Alwi, penyebaran nyamuk Wolbachia sejauh ini masih terkonsentrasi di beberapa wilayah di Indonesia.

“Sebagai pilot project, dilaksanakan di lima kota yaitu Kota Semarang, Kota Jakarta Barat, Kota Bandung, Kota Kupang dan Kota Bontang,” jelasnya.

Seperti diketahui, program pemerintah terkait penyebaran nyamuk Wolbachia untuk penanganan demam berdarah dengue (DBD) sempat menjadi polemik di beberapa daerah dan membuat masyarakat khawatir akan dampaknya.

Wolbachia merupakan bakteri alami di serangga dan sekitar enam dari 10 jenis serangga di dunia termasuk kupu-kupu, lalat buah dan lebah.

Penelitian di Yogyakarta yang dilakukan pada tahun 2012 di lima dusun yang meliputi area residensi dan area agrikultur di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul menunjukkan bahwa Wolbachia pipientis ditemukan pada 44.9% serangga seperti kupu-kupu, ngengat, nyamuk dan lalat.

Bakteri Wolbachia dilaporkan tidak menginfeksi manusia atau vertebrata yang lain dan tidak menyebabkan manusia atau hewan menjadi sakit.

[br] Wolbachia sendiri merupakan endosimbion obligat, yang hanya bisa hidup di dalam sel organisme hidup lain.

Menurut Alwi, Wolbachia dalam tubuh nyamuk aedes aegypti dapat menurunkan replikasi virus dengue, sehingga dapat mengurangi kapasitas nyamuk tersebut sebagai vektor dengue.

"Mekanisme kerja yang utama adalah melalui kompetisi makanan antara virus dan bakteri, dengan sedikitnya makanan yang bisa menghidupi virus, maka virus tidak dapat berkembang biak," tandasnya.(BS04)

Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Jumlah Kasus DBD di Sumut Mencapai 8.963 Orang
Wabah KLB Malaria dan DBD di Nisel Diperpanjang hingga Akhirnya Desember
Jumlah Kasus DBD di Sumut Meningkat Menjadi 5.853
Delapan Orang Meninggal, Nias Selatan Darurat Wabah DBD dan Malaria
Hingga Agustus, Kasus DBD di Medan Mencapai 1.357 Orang
Hingga Agustus, Kasus DBD Sumut 4.856
komentar
beritaTerbaru
hit tracker