Jumat, 31 Juli 2026

Angka Stunting Beberapa Kabupaten/Kota Sentuh 40 %, Edy Rahmayadi Minta Penanganan Serius

Senin, 07 Februari 2022 19:30 WIB
Angka Stunting Beberapa Kabupaten/Kota Sentuh 40 %, Edy Rahmayadi Minta Penanganan Serius
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Kasus stunting (gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis) di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) masih tinggi. Bahkan berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) angkanya ada yang menyentuh 40%.

Untuk itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta persoalan stunting ini ditangani secara serius dan segera dicarikan solusinya."Angka ini cukup tinggi dan harus dicarikan solusinya segera untuk menurunkan jumlah stunting ini,” ujar Edy Rahmayadi saat menerima kunjungan Kepala Perwakilan BKKBN Sumut yang baru Muhammad Irzal, bersama rombongan di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Nomor.41, Medan, Senin (07/02/2022).

Baca Juga : Gerebek Kampung Narkoba, Polrestabes Medan Amankan 5 Orang Pengguna Sabu di Jalan Pancasila

Edy juga meminta kepada Kepala Perwakilan BKKBN Sumut untuk membahas permasalahan stunting di Sumut lebih fokus lagi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov). Dimana stunting ini harus menjadi perhatian yang serius untuk segera diselesaikan."Mengenai permasalahan stunting ini, saya minta untuk dijadwalkan waktu yang khusus agar segala permasalahan ini dapat segera teratasi," kata Edy.

Di akhir pertemuan itu, Edy juga menyampaikan ucapan selamat datang pada Mhd Irzal di Sumut dan selamat bertugas, yang nantinya diharapkan dapat berkolaborasi dengan Pemprov Sumut. "Selamat datang Pak dan selamat bertugas," ucap Edy.

[br] Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Muhammad Irzal menyampaikan, saat ini BKKBN ditugaskan oleh Presiden berdasarkan Kepres No. 72/2021 tentang Koordinator Pengentasan Stunting.

Baca Juga:

Disebutkannya, untuk keseluruhan stunting di Sumut diangka 25%, dan masih dibawah angka nasional."Namun ada di 12 Kabupaten/Kota di Sumut angka stuntingnya di atas 38% Pak. Dan yang mengkhawatirkan itu di Mandailing Natal itu angka stuntingnya 47,7%," ucap Irzal.

Kedepan, menurur Irzal, beberapa program kegiatan dibutuhkan dalam memberikan edukasi dan pendampingan pada keluarga hamil, calon pengantin dan ibu yang sedang menyusui dalam hal percepatan pengentasan stunting tersebut.

Sedangkan keikutsertaan masyarakat dalam program Keluarga Berencana cukup memuaskan, namun masih adanya pernikahan dini yang dilakukan remaja yang menikah di umur 15 sampai 19 tahun di beberapa daerah.(BS03)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional
Dukung Kelancaran Distribusi Energi, Pertamina Sumbagut Perkuat Sinergi dengan BIN Sumut
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker