Sabtu, 26 September 2026

Tingkat Interaksi Tinggi, Presiden Minta 7,5 Juta Warga DKI Jakarta Divaksinasi Hingga Agustus

Senin, 14 Juni 2021 15:00 WIB
Tingkat Interaksi Tinggi, Presiden Minta 7,5 Juta Warga DKI Jakarta Divaksinasi Hingga Agustus
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Dalam upaya untuk segera mencapai kekebalan komunal atau herd immunity, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan cakupan vaksinasi COVID-19 di DKI Jakarta mencapai 7,5 juta penduduk pada akhir Agustus mendatang.

Hal tersebut disampaikannya usai melakukan peninjauan vaksinasi massal COVID-19 bagi masyarakat umum dan unsur pekerja, yang dilaksanakan di Rumah Susun Tanah Tinggi, Provinsi DKI Jakarta, Senin (14/06/2021).

“Saya tadi telah menyampaikan kepada Gubernur DKI untuk nanti di akhir Agustus, target 7,5 juta penduduk di Jakarta harus sudah tervaksinasi," ujarnya.

Meskipun mengakui target tersebut cukup ambisius, namun Kepala Negara menegaskan hal ini harus dilakukan agar kekebalan komunal dapat segera dicapai. Untuk itu, ia meminta semua jajaran terkait bekerja keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan. “Saya berharap kerja keras semuanya, baik di tingkat wali kota, kecamatan, kelurahan, dan seluruh puskesmas, dan rumah sakit yang ada di DKI Jakarta,” ujarnya.

Presiden menyampaikan, Provinsi DKI Jakarta memiliki tingkat interaksi dan mobilitas masyarakat yang tinggi, sehingga kecepatan pelaksanaan vaksinasi ini sangat menentukan keberhasilan upaya penanganan pandemi. Pemerintah, ungkapnya, juga akan memprioritaskan pemberian vaksinasi bagi masyarakat di daerah rentan. Salah satunya adalah kawasan pemukiman penduduk Rumah Susun Tanah Tinggi.

“Kenapa dilakukan di sini? Karena ini adalah kawasan padat yang interaksi antarmasyarakatnya sangat tinggi, sehingga diberikan prioritas untuk diberi vaksinasi. Bayangkan kalau di rusun ini, satu saja ada yang terkena, menyebarnya akan cepat sekali, sehingga vaksinasi sangat diperlukan di kawasan ini,” ujarnya.

Saat peninjauan, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma.(rel)

Tags
beritaTerkait
Walikota Medan Genjot Vaksin Booster Kedua, Pengamat: Penting untuk Jaga Pertumbuhan Ekonomi
 Sebanyak 15.804 Warga Medan Telah Divaksin Booster Kedua
Pemko Medan Gencarkan Pelaksanaan Vaksinasi Booster ke-2 Covid-19
Dinkes Sumut : Vaksin Booster Kedua Sudah Bisa Diberikan untuk Umum
 Sebanyak 4,09 Juta Warga Sumut Sudah Divaksin
Hadiri Peluncuran Buku Vaksinasi Covid-19 Menko Airlangga, Wagub Sumut Musa Rajekshah Apresiasi Kerja Keras Pemerintah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker