Jumat, 01 Mei 2026

BKKBN Vaksinasi Seluruh Pegawai, Cegah Klaster COVID-19

Sabtu, 13 Maret 2021 22:00 WIB
BKKBN Vaksinasi Seluruh Pegawai, Cegah Klaster COVID-19
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama bagi seluruh Pejabat dan Pegawai, Sabtu (13/03/2021). Vaksinasi pertama diikuti oleh 867 orang yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), non ASN, petugas kebersihan, teknisi, keamanan, dan lainnya.

Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN, Eni Gustina, dilansir dari Infopublik.id, Sabtu (13/03/2021), mengungkapkan pihaknya berharap setelah mendapatkan vaksinasi ini bisa mendapatkan herd immunity namun demikian tentunya dalam adaptasi kebiasaan baru ini semua protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

“Kami di BKKBN sudah melaksanakan protokol kesehatan semua harus memakai masker, mencuci tangan, mencegah terjadi kerumunan, mudah-mudahan dengan melakukan hal ini kita bisa tetap bekerja dan berkarya untuk menuju Indonesia yang sehat,” kata Erni.

Baca Juga:

Baca Juga : Presiden Minta BKKBN Wujudkan Keluarga Berkualitas untuk Indonesia Maju

Plt Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kartini Rustandi, menyampaikan kegiatan di BKKBN ini merupakan bagian dari vaksinasi bagi Kementerian Lembaga yang tentunya diarahkan agar seluruh ASN dan pegawai mendapat vaksinasi.

Baca Juga:

[br] “Kegiatan ini akan berlanjut pada vaksinasi kedua, semoga kegiatan dapat berjalan baik dan lancar sehingga kesehatan seluruh ASN BKKBN dapat tetap sehat terjaga dan tetap bisa berkarya,” kata Kartini Rustandi.

Proses vaksinasi dilakukan melalui beberapa tahapan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dimulai dari proses validasi data pribadi.

Pemeriksaan awal kondisi pasien atau screening untuk memastikan vaksinasi aman dilakukan, penyuntikan vaksin dan dilanjutkan dengan proses observasi selama 30 menit untuk memastikan ada atau tidaknya efek yang ditimbulkan setelah divaksin. (BS09)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Pemko Sibolga Dukung Penuh Program GENTING dari BKKBN RI
Pemko Binjai Terima Penghargaan dari BKKBN Sumut
Sukses Turunkan Stunting. Pemko Pematangsiantar Raih Penghargaan dari BKKBN
Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut
Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes
komentar
beritaTerbaru
hit tracker