Senin, 04 Mei 2026

RSUD Rantauprapat Butuh Dokter Paru, Radiologi dan Dokter Forensik

Minggu, 01 Juli 2018 11:15 WIB
RSUD Rantauprapat Butuh Dokter Paru, Radiologi dan Dokter Forensik
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-"Berdasarkan permintaan untuk memenuhi tenaga dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan, bukan hanya dokter anak dan dokter bedah, tetapi kami juga sangat membutuhkan dokter paru, dokter radiologi dan dokter forensik jika memungkinkan kami diberi".
 
Hal tersebut diungkapkan Direktur Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat dr Syafril RM Harahap SpB di hadapan tim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera saat membuka kegiatan visitasi program Wajib Kerja dokter spesialis (WKDS) di Ruang Pertemuan RSUD Rantauprapat, pertengahan pekan kemarin.
 
“Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat bukan hanya membutuhkan dokter anak dan dokter bedah saja tapi kami juga sangat membutuhkan dokter spesialis paru, spesialis radiologi dan dokter spesialis forensik untuk melayani kebutuhan warga masyarakat Kabupaten Labuhanbatu dan sekitarnya," kata dr Syafril dilansir dari laman labuhanbatukab.go.id, Minggu (01/07/2018).
 
dr Syafril sangat berharap dengan adanya program/kegiatan WKDS ini dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Rantauprapat.Kegiatan ini juga dirangkai dengan kunjungan ke ruangan-ruangan untuk melihat langsung sudah sejauh mana kesiapan RSUD Rantauprapat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang disesuaikan dengan jumlah tenaga dokter spesialis yang ada dan fasilitas yang tersedia.
 
Selain kegiatan di atas, juga  dilaksanakan pengumpulan data studi evaluasi deteksi tes cepat molekuler (TCM) di Indonesia yang kali ini bertempat di RSUD Rantauprapat.
 
Menurut dr Syafril kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung sejauh mana perkembangan kasus penyakit TB MDR yang disesuaikan dengan pemakaian alat pemeriksaan BTA yang sudah dimulai sejak tahun 2016 lalu.
 
Hadir dalam kegiatan ini, Tim dari Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang datang berkunjung dan menghadiri kegiatan WKDS tersebut terdiri dari Prof DR dr Delfi Lutan Sp OG, kemudian DR dr Umar Zein Sp Pd, dr Sudung Pasaribu, dr Charles SpA (IDAI) dan dr Juliani MKes.(BS09)
 

Tags
beritaTerkait
RSJ Prof Ildrem Siap Bertransformasi Menuju Rumah Sakit Jiwa yang Ramah dan Inklusif
Rumah Sakit Adam Malik Lakukan Penyesuaian Jadwal Pelayanan Selama Ramadan
Pemko Medan Sambut Baik Barlangsungnya Hospital Leader Roundtable
47 RS Provider BPJS di Medan Didorong Segera Siapkan Fasilitas Rawat Inap untuk Penerapan KRIS
RS Adam Malik Dukung Pembukaan Cath Lab di RSUD Rantauprapat
Dokter di Rumah Sakit Pirngadi Medan Keluhkan Ketersediaan Obat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker