Sabtu, 09 Mei 2026

Pemkab Labuhanbatu Gelar Bakti Sosial IBI-KB-KES Menuju Masyarakat yang Sehat dan Sejahtera

Minggu, 22 April 2018 10:15 WIB
Pemkab Labuhanbatu Gelar Bakti Sosial IBI-KB-KES Menuju Masyarakat yang Sehat dan Sejahtera
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bhakti sosial IBI-KB-KES untuk menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera, serta meningkatkan kualitas pelayanan KB dan kesehatan sekaligus sebagai menurunkan fertilitas, hal itu menunjukkan bahwa Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merupakan mitra Pemerintah dalam mendukung program KKBPK.
 
Hal tersebut dikatakan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap SE MSi saat mengahadiri Pencanangan Bulan Bhakti IBI-KB-KES Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2018 di Ballroom Hotel Permata Land Rantauprapat, pertengahan pekan ini. Hadir dalam acara ini unsur Forkopimda Labuhanbatu, Sekdakab Labuhanbatu Ahmad Muflih SH MM, para Staf Ahli, Asisten serta Kepala OPD, DPPKB Sumut dr Ria Teleaumbenua MKes, Koalisi Sumut Prof Drs Heru Santoso MS PhD serta Forum antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fabsedu) Sumut Prof dr Hasan Bakti Nasution MA.
 
Bupati menjelaskan, program KKBPK merupakan upaya untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk, bukan mengurangi jumlah penduduk, hal tersebut harus dilakukan untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menjamin ketahanan pangan, karna idealnya pertumbuhan penduduk harus sejalan dengan pertumbuhan ekonomi.
 
"Saat ini bidan yang terhabung dalam wadah IBI di Kabupaten Labuhanbatu berjumlah kurang lebih 550 orang, di harapkan dapat memberikan pelayanan yang profesional, sehingga angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir dapat di tekan," ungkapnya dilansir dari laman labuhanbatukab.go.id, Minggu (22/04/2018)
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumatera Utara dr Ria Nofida Teleaumbenua berpesan kepada IBI di Labuhanbatu agar mensosialisasikan kepada masyarakat agar memilih kontrasepsi jangka panjang dan hindari kontrasepsi yang sifatnya hormonal supaya terhindar dari penyakit mematikan seperti kanker.
 
Ketua Koalisi Kependudukan provinsi Sumatera Utara Heru Santoso menambahkan, tugas koalisi kependudukan adalah menangani, mengendalikan serta memberikan pembinaan guna menjadikan masyarakat lebih berkulaitas, koalisi itu sendiri berasal dari orang-orang intelektual, praktisi hukum dan juga pemerhati masalah sosial.
 
Sedangkan Hasan Bakti Nasution Ketua Fabsedu mengungkapkan fungsi Fabsedu yakni menggerakkan masyarakat peduli KB, memberikan pemahaman perkawinan bagi generasi muda melalui tokoh-tokoh masyarakat baik dari agama Islam, Kristen/protestan, Hindu, dan Budha.(BS02) 
 

Tags
beritaTerkait
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Siap-siap! Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta
Pelepasan GoMudik, Menko AHY Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
Forum SMAN 1 Panti Angkatan VII Agendakan Berbagai Program Jelang Reuni Akbar
Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca-libur Lebaran
komentar
beritaTerbaru
hit tracker