Senin, 27 Juli 2026

Banyak Obat Palsu Beredar, Warga di Sumut Dihimbau Beli Pil KB di Tempat Resmi

Selasa, 20 Maret 2018 21:30 WIB
Banyak Obat Palsu Beredar, Warga di Sumut Dihimbau Beli Pil KB di Tempat Resmi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Semua apotek di Sumatera Utara (Sumut) diminta agar selalu memperoleh jenis obat apapun hanya dari sumber yang resmi. Pasalnya, saat ini dipastikan sejumlah obat palsu beredar di Sumut termasuk salah satunya ialah pil KB (Mycroginon).
 
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan, Edwin Effendi memastikan, jika pil KB yang dimiliki pemerintah dipastikan merupakan obat yang asli. Sebab kata dia, dalam mendistribusikan obat ke masyarakat, pemerintah memperolehnya dari jalur yang resmi.
 
Edwin menghimbau, bila masyarakat ingin menjalankan program KB, diminta untuk berkonsultasi dengan sarana pelayanan kesehatan yang resmi. Selain itu ia menyebutkan, agar jangan sembarangan membeli obat KB."Yang ada palsu itu kan yang beredar di pasaran. Kalau punya pemerintah sudah dipastikan pil KB nya asli. Karenanya untuk KB pastikan memperoleh obat dari tempat yang resmi, misalnya di sarana pelayanan yang sah seperti Puskesmas," jelasnya.
 
Diberitakan sebelumnya, BBPOM di Medan pada Selasa (13/03/2018) lalu telah mengamankan ribuan obat palsu dari sejumlah apotek di Sumut dan satu orang tersangka pengedarnya. Selain pil KB palsu sebanyak 2.100 tablet, BBPOM juga menemukan 5.093 kapsul obat antibiotik (Chloramphenicol), 200 tablet obat diare (Imodium) dan 90 tablet obat jamur (Nizoral) palsu lainnya.(BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Kosmetik Ilegal Senilai Rp 825 Juta Diamankan
BBPOM Awasi Dagangan Takjil dan Supermarket
BBPOM Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Publik
 Balai POM Intensifkan Pengawasan Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru
Tarik Es Krim Vanila Haagen Dazs dari Pasar, BBPOM Medan Turunkan Tim
Antisipasi Produk Kadaluwarsa dan Ilegal, BBPOM Sidak Supermarket
komentar
beritaTerbaru
hit tracker