Minggu, 19 April 2026

Sejumlah Obat Palsu Beredar di Sumut, Salah Satunya Pil KB, Apotek Diminta Peroleh Obat dari Sumber Resmi

Selasa, 20 Maret 2018 19:45 WIB
Sejumlah Obat Palsu Beredar di Sumut, Salah Satunya Pil KB, Apotek Diminta Peroleh Obat dari Sumber Resmi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Semua apotek di Sumatera Utara (Sumut) diminta agar selalu memperoleh jenis obat apapun hanya dari sumber yang resmi. Pasalnya, saat ini dipastikan sejumlah obat palsu beredar di Sumut termasuk salah satunya ialah pil KB (Mycroginon).
 
"Kita curiga saat ini masih ada. Karena peredarannya kan sudah berbulan," ujar Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yulius Sacramento Tarigan kepada wartawan, Selasa (20/03/2018).
 
Sacramento menjelaskan, pihaknya masih terus mendalami peredaran pil KB palsu yang ada ini bahkan hingga ketingkat nasional. Hal ini guna dapat diketahui secara pasti siapa dalang di balik peredarannya."Tersangkanya juga bila tidak koperatif akan kita maksimalkan ancamannya. Kita masih terus mendalami kasusnya," tegasnya.
 
Lebih jauh Sacramento mengungkapkan, kalaupun obat diperoleh dari sumber yang resmi, itupun masih ada kemungkinan akan disusupi obat palsu beberapa unit, ataupun dengan modus bonus tambahan obat. Apalagi bila apotek memperoleh obat dari sumber yang tidak resmi, maka akan sulit dipertanggungjawabkan kebenaran obatnya.
 
Sacramento menambahkan, apotek jangan pernah mau mengorder atau menerima tawaran obat dari pihak yang bukan distributor resmi. Karena itu sudah dapat dipastikan, kalau bukan semua, ada sedikit obat palsu yang disusupkan oleh oknum yang ingin mencari keuntungan dengan cara ilegal."Selain itu, konsumen juga harus membeli obat ketempat yang sah. Kemudian komunikasikan dengan penanggungjawab apoteknya," jelasnya.
 
Diberitakan sebelumnya, BBPOM di Medan pada Selasa (13/03/2018) lalu telah mengamankan ribuan obat palsu dari sejumlah apotek di Sumut dan satu orang tersangka pengedarnya. Selain pil KB palsu sebanyak 2.100 tablet, BBPOM juga menemukan 5.093 kapsul obat antibiotik (Chloramphenicol), 200 tablet obat diare (Imodium) dan 90 tablet obat jamur (Nizoral) palsu lainnya.(BS09)
 

Tags
beritaTerkait
Ketika Masyarakat Kota Medan Nikmati Manfaat Program UHC JKMB
Seminar Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Bahan Obat dan Kosmetik di Pematangsiantar
Dokter di Rumah Sakit Pirngadi Medan Keluhkan Ketersediaan Obat
Sekda Kota Binjai Lepas Putri Aniqa Tarigan untuk Mengikuti Pelatihan Bintang Sobat 2024 di Jakarta
Dinkes Medan Targetkan Obati 18.000 Penderita TB
Oknum TNI Kasus Pembunuhan Pedagang Obat, Dihukum Seumur Hidup
komentar
beritaTerbaru
hit tracker