Rabu, 03 Juni 2026

Bahaya Pil PCC, Orangtua Diimbau Ekstra Hati-hati

Sabtu, 23 September 2017 13:15 WIB
Bahaya Pil PCC, Orangtua Diimbau Ekstra Hati-hati
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak puluhan orang mengalami masalah mental akibat mengonsumsi Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) di Kendari, Sulawesi Tenggara. Bahkan ada yang harus kehilangan nyawa. Perlu peran orangtua dan keluarga untuk memberikan pemahaman kepada anaknya terkait peredaran narkoba jenis PCC.
 
Menteri Kesehatan RI, Prof Nila Moeloek mengimbau para orangtua agar peka terhadap perubahan perilaku anak.Kita imbau para orangtua untuk hati-hati. Jaga anak-anak dari pergaulan yang buruk. Jangan sampai ada kasus seperti ini lagi," ungkap Menkes Nila dilansir dari laman resmi depkes.go.id, Sabtu (23/09/2017).
 
Penyalahgunaan obat PCC telah membawa korban yang mayoritas usia muda dan pelajar. Dari hasil uji laboratorium, Badan POM menemukan tablet PCC menunjukkan positif mengandung Karisoprodol, dan sedang diuji bahan aktif lain. Karisoprodol digolongkan sebagai obat keras.
 
Obat yang mengandung zat aktif Karisoprodol memiliki efek farmakologis sebagai relaksan otot namun hanya berlangsung singkat, dan di dalam tubuh akan segera dimetabolisme menjadi zat aktif lain yaitu Meprobamat yang menimbulkan efek menenangkan (sedatif).Efek tersebut menyebabkan obat-obat dengan kandungan zat aktif Karisoprodol disalahgunakan. Penyalahgunaan Karisoprodol digunakan untuk menambah rasa percaya diri, sebagai obat penambah stamina.
 
Sementara itu, pada 2013, Seluruh obat yang mengandung Karisoprodol, termasuk Somadryl, dibatalkan izin edarnya. Nila menganggap masalah PCC ini tidak hanya terkait kesehatan, melainkan bagaimana obat yang izin edarnya sudah dicabut.
 
Telah diketahui terdapat dua orang tenaga kesehatan yang diduga pengedar tramadol tanpa resep dokter. Namun mereka belum bisa dikaitkan pada kasus penyalahgunaan PCC di Kendari.Kemenkes juga membantu penyediaan obat-obat kesehatan jiwa dari seperti Diazepam Injeksi, Haloperidol Injeksi, Parasetamol Infus, dan alat kesehatan Abbocath.(BS02)

Tags
beritaTerkait
Ketika Masyarakat Kota Medan Nikmati Manfaat Program UHC JKMB
Seminar Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Bahan Obat dan Kosmetik di Pematangsiantar
Dokter di Rumah Sakit Pirngadi Medan Keluhkan Ketersediaan Obat
Sekda Kota Binjai Lepas Putri Aniqa Tarigan untuk Mengikuti Pelatihan Bintang Sobat 2024 di Jakarta
Satgas Indo RDB XXXIX-F Monusco Terima Kunjungan MPCC
Dinkes Medan Targetkan Obati 18.000 Penderita TB
komentar
beritaTerbaru
hit tracker