Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kassubag Hukum dan Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan mengungkapkan, ada dua penyakit yang mendominasi di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut dengan tingkat kematian yang tinggi.
Edison memaparkan, terhitung sejak Januari hingga Mei 2017, tercatat sebanyak 544 pasien hypertensi telah dirawat di RSUD dr Pirngadi Medan. Sedangkan untuk pasien anemia, kata dia, berjumlah hingga sebanyak 432 orang."Dari jumlah itu, 456 pasien hypertensi keluar hidup dan 88 lainnya meninggal dunia. Sedangkan pada pasien Anemia, 351 pasien keluar hidup serta 81 lainnya meninggal," sebut edison kepada wartawan, Kamis (24/08/2017).
Selain itu, Edison menjelaskan, penyakit dispepsia atau juga lazim disebut maag, jumlahnya juga tergolong tinggi. Pihaknya mencatat, dalam rentang waktu tersebut terdapat sebanyak 417 pasien dirawat inap, dengan rincian sebanyak 400 pasien keluar hidup dan 17 lainnya keluar dalam keadaan meninggal dunia.
Begitupun, lanjut Edison, penyakit lainnya yang terbilang cukup tinggi ialah termasuk breast unspesified berjumlah 324, dengan rincian 310 pasien keluar hidup dan 14 meninggal, lalu diabetes militus berjumlah 339, dengan rincian 285 pasien keluar hidup serta 54 meninggal dunia. Selanjutnya adalah disorder of plasma-protein metabolism berjumlah 256, dengan rincian 170 keluar hidup dan 86 meninggal dunia.“Untuk pasien Tuberculosis sebanyak 199 pasien, dengan 173 pasien keluar hidup dan 26 pasien keluar meninggal dunia,“ ujarnya.
Namun, Edison menambahkan, untuk pasien rawat jalan di RSUD dr Pirngadi Medan sejak Januari 2017 hingga Mei 2017, terdapat sebanyak 18.334 pasien. Dari jumlah tersebut, yang paling banyak adalah low back pain berjumlah 3.438 pasien, kemudian diabetes militus berjumlah 2.897, dan chronic ishaemic disease berjumlah 2.866 pasien.
"Untuk penyakit hypertensi pada rawat jalan hanya sebanyak 2.003 pasien. Diikuti arthrosis sebanyak 1.662 pasien dan dispepsia berjumlah 1.172 pasien," pungkasnya. (BS07)
Tags
beritaTerkait
komentar