Selasa, 21 April 2026

Tak Mau Antri Berobat di RSUP Adam Malik, Daftar Dulu Via Online

Selasa, 23 Mei 2017 06:15 WIB
Tak Mau Antri Berobat di RSUP Adam Malik, Daftar Dulu Via Online
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, para pasien sekarang ini dapat menggunakan sistem pendaftaran lewat aplikasi online. Dengan aplikasi ini, pasien tidak lagi harus antri saat berobat di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tersebut.
 
"Tujuan mulianya dari online ini adalah, bagaimana masyarakat bisa terlayani dengan baik tanpa harus ngantri terlalu lama. Sehingga, bila pasien mau diperiksa, ia tinggal datang karena sudah mendaftarkan diri sebelumnya," ungkap Direktur Utama RSUP Haji Adam Malik, dr Bambang Prabowo MKes kepada wartawan, Senin (22/05/2017).
 
Bambang menjelaskan, langkah ini merupakan terobosan dari semua rumah sakit vertikal yang ada di Indonesia. Karena dimasa sekarang, kata dia, semua rumah sakit tentu sudah membutuhkan model pelayanan seperti ini."Namun perlu infrastruktur yang nggak main-main, seperti harus menyiapkan server dan sarana pendukung lainnya. Saat ini, kita sudah bergerak ke arah situ," jelasnya.
 
Selama ini, Bambang mengakui, bahwasanya antrian perobatan pasien rawat jalan di poliklinik memang sangat terlampau banyak. Padahal, secara psikologis baik dokter atau pasien yang berobat tentu tidak akan merasa nyaman."Dengan pendaftaran online, maka pasien bisa menunggu dirumah sambil beristirahat. Kalau ngantri, kan pasiennya juga yang kasihan," ujarnya.
 
Sistem pendaftaran online tersebut, lanjut Bambang, saat ini sudah mulai berjalan, yakni melalui aplikasi pendaftaran online yang bisa di dapat melalui playstore.
 
Namun, Bambang menambahkan, sejumlah kendala memang masih terjadi. Sebab, masyarakat masih banyak yang belum paham atas fungsi dan pemakaian sistem aplikasi pendaftaran online itu."Tetap harus dijalankan, nggak boleh mundur. Tapi tingkat pendidikan masyarakat kan tidak sama. Jadi kita masih butuh untuk mensosialisasikannya," pungkasnya.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Kadin Sumut Peduli Ojol Salurkan Bantuan 4 Ton Beras di Medan
Walikota Medan Sidak Mal Pelayanan Publik, Baru 5 Menit Pelayanan Online KTP Dibuka, Langsung Habis
Buka Sosialisasi, Walikota Dukung Hadirnya Aplikasi BKMQU yang Digagas MUI Kota Medan
Anggaran Kemenhub Dipangkas, Damri Harap Angkutan Perintis Tak Terdampak
Sebanyak 4.036 Entitas Keuangan Ilegal Disetop, Paling Banyak Pinjol
Menkomdigi Ungkap Prabowo Akan Terbitkan PP Atur Penindakan Tegas Judol
komentar
beritaTerbaru
hit tracker