Rabu, 28 Oktober 2026

Lupus, Penyakit yang Bisa Mengenai Hampir Semua Organ Tubuh

Rabu, 10 Mei 2017 06:30 WIB
Lupus, Penyakit yang Bisa Mengenai Hampir Semua Organ Tubuh
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Hingga April 2017, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik merawat sebanyak 59 pasien lupus. Jumlah itu terdiri dari pasien rawat jalan dan juga rawat inap.Pasien penderita lupus yang menjalani rawat inap di RS milik Kemenkes itu ada sebanyak 16 orang, yakni 1 pasien laki-laki dan 15 perempuan.Sedangkan untuk yang rawat jalan ada 43 orang, terdiri dari 2 laki-laki dan 41 orang perempuan.
 
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Haji Adam Malik, dr Mardianto SpPD menuturkan, lupus atau penyakit autoimun menyerang sistem kekebalan tubuh banyak diderita perempuan. Hal itu disebabkan ada kaitannya dengan hormon estrogen walau tidak diketahui secara pasti."Wanita banyak terserang lupus karena hormon estrogen membantu pencetus timbulnya lupus. Pada umumnya usia rawan wanita terkena lupus adalah rentang usia 20 hingga 40 tahun," sebutnya.
 
Dia menuturkan, lupus sering terjadi pada wanita usia subur. Namun, tidak menutup kemungkinan lupus juga terjadi pada pria. Lupus bisa mengenai hampir seluruh organ tubuh manusia."Lupus itu penyakit autoimun yang bisa mengenai hampir semua organ tubuh," jelasnya.
 
Mardianto menyebutkan, seseorang yang mengalami gejala umum lupus biasanya mudah lelah, demam, berat badan menurun dan disertai nyeri otot. Gejala khusus akan muncul ketika organ yang terlibat seperti nyeri sendi, gejala pada kulit dengan munculnya warna kemerahan di wajah seperti kupu-kupu (butterfly rash) setelah terpapar matahari, infeksi dan stres.
 
"Bisa juga gejala yang melibatkan organ-organ lain seperti ginjal, saluran cerna, jantung dan pembuluh darah, neurologi (syaraf), mata, gangguan darah dan lainnya," ujarnya.
 
Dia mengaku gejala yang terjadi bisa tidak sama pada setiap pasien. Mereka biasanya datang ke rumah sakit karena adanya gejala umum yang memang mengharuskan ke dokter."Penanganan lupus bisa jadi multidisiplin tergantung organ yang terkena dan perawatan khusus dibutuhkan jika terjadi kondisi kritis akibat berbagai komplikasi yang timbul," pungkasnya. (BS03)

Tags
beritaTerkait
SSB Tunas Muda Medan Raih Juara II dan III Al Academy Cup
Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, Polrestabes Medan Tangkap Enam Orang
Sarang Narkoba di Medan Sunggal Digerebek, 11 Paket Sabu dan Ganja Disita
Perkuat Budaya Hidup Sehat, HiLo Gelar Olahraga Bersama Komunitas Lari di Medan
Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Sumbagut Bagikan 2.200 Masker
Polisi Tembak Dua Spesialis Curanmor
komentar
beritaTerbaru
hit tracker