Sabtu, 18 April 2026

Kantor Kesehatan Pelabuhan Tolok Ukur Ketercapaian Istithaah Haji

Jumat, 20 Januari 2017 18:30 WIB
Kantor Kesehatan Pelabuhan Tolok Ukur Ketercapaian Istithaah Haji
BERITASUMUT.COM/IST
Salah seorang jemaah haji dibantu oleh petugas haji.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Salah satu tugas dan fungsi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) adalah memastikan bahwa seluruh calon jemaah haji telah memenuhi persyaratan kesehatan haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.Upaya KKP dalam menerapkan Permenkes 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji telah mendapatkan apresiasi dari Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI). 
 
"Tahun lalu kami merekomendasikan pembatalan keberangkatan tiga calon jemaah haji karena tidak memenuhi syarat Istithaah kesehatan," ungkap Kepala KKP Kelas I Makassar dr Darmawali Handoko MEpid seperti dilansir dari laman resmi depkes.go.id, Jumat (20/10/2017).
 
Ketegasan serta kepatuhan prosedur istithaah kesehatan, diakui dr Koko menjadi penopang kelancaran ibadah haji di Tanah Suci. Ia memaparkan, kemampuan jemaah haji dari aspek kesehatan yang meliputi fisik dan mental yang terukur dengan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan harus dilakukan sejak pemeriksaan di tingkat kabupaten/kota. Sehingga terbitnya Permenkes tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji menjadi payung hukum yang tegas dalam menerapkan standar pemeriksaan sesuai prosedur.
 
KKP, menurut dr Koko, berwenang melaksanakan dan menyeleksi calon jemaah yang tidak istithaah sementara dan merekomendasikan pembatalan keberangkatan jemaah yang tidak memenuhi syarat istithaah."Kondisi yang termasuk dalam kriteria tidak istithaah adalah kondisi klinis yang dapat mengancam jiwa, gangguan jiwa berat dan jemaah yang sulit diharapkan kesembuhannya," sebut dr Koko.
 
Upaya pengawasan juga dilakukan saat kepulangan jemaah haji ke Tanah Air, dengan menempatkan thermal scanner di area kedatangan jemaah haji. Hal ini dilakukan untuk menyeleksi adanya tanda awal infeksi suatu penyakit pada jemaah haji.
 
"Selain pelayanan vaksinasi, upaya pencegahan juga dilakukan melalui inspeksi tempat pengolahan makanan, pemeriksaan sanitasi dan kualitas lingkungan katering penerbangan di wilayah bandara sekaligus untuk penerbangan haji. Kami pernah menegur salah satu maskapai penerbangan karena makanannya tidak memenuhi syarat," pungkas dr Koko.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Umrah dan Haji di Tanah Suci, Tetap Terhubung dan Nyaman Bersama Tri Ibadah
Resmi Jadi Direktur RS Haji Medan, Sri Suriani Komit Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Islam
Bank Emas Diluncurkan 26 Februari, Airlangga Sebut Cocok Untuk Nabung Haji
Purnatugas Dirut RS Haji Medan, Pemprov Sumut Harapkan Rehulina Ginting Tetap Berkontribusi di Bidang Kesehatan
KKP Segel Reklamasi Ilegal di Pulau Pari
Usai Rapat di KPK, Menag Janji Layanan Haji Lebih Baik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker