Sabtu, 31 Oktober 2026

Hijrah Finansial Perguruan An-Nizam, Menjemput Berkah dan Kepraktisan Bersama BCA Syariah

Jumat, 30 Oktober 2026 20:59 WIB
Hijrah Finansial Perguruan An-Nizam, Menjemput Berkah dan Kepraktisan Bersama BCA Syariah
BERITASUMUT.COM/IST
Perguruan Islam An-Nizam Kota Medan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com- Setiap awal bulan, ruang kerja Riska Januta Siregar di Perguruan Islam An-Nizam tak pernah sepi dari tumpukan berkas keuangan. Sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Riska bertugas memastikan dua roda utama sekolah di Jalan Tuba II, Medan, Sumatera Utara itu berputar seimbang, yakni di penerimaan biaya pendidikan murid dan penyaluran hak puluhan tenaga pendidik.

Selama bertahun-tahun, pengelolaan keuangan di lembaga pendidikan berbasis Islam ini bergantung pada cara-cara konvensional. Penagihan dan pencatatan iuran sekolah kerap memakan energi, sementara pembagian gaji secara tunai menyimpan risiko operasional.

Namun, rasa lega dan keberkahan layanan mulai dirasakan pihak sekolah sejak Mei 2026. Pengelola yayasan dan sekolah mengambil keputusan strategis untuk melakukan hijrah finansial, mengalihkan seluruh transaksi administrasi keuangan ke ekosistem digital BSya by BCA Syariah.

Baca Juga:

Perubahan dari pola konvensional ke sistem digital tersebut terasa kian mudah berkat pendampingan langsung tim bank di lapangan.

"Saat itu pihak BCA Syariah ada ke sekolah juga membantu kami membuka rekening untuk seluruh tenaga pendidik disini dan administrasi keuangan digital baru yang kami gunakan. Perubahan ini sangat membantu. Jadi dirasakan sangat efektif," kenang Riska saat ditemui di Medan, Kamis (29/10/2026).

Meringankan Beban Pengelolaan Sekolah

Keberkahan layanan digital tersebut langsung terasa pada sistem penerimaan pembayaran uang sekolah. Melalui fasilitas Virtual Account (VA), setiap murid memiliki nomor identifikasi khusus. Dana iuran yang ditransfer orang tua siswa otomatis terdeteksi oleh sistem pencatatan sekolah tanpa perlu verifikasi manual yang rumit.

Bagi Riska dan pihak pengelola, kemudahan ini memangkas potensi kekeliruan administrasi sekaligus memberikan kepraktisan nyata bagi para wali murid.

"Orang tua murid banyak yang mengatakan pembayaran sekarang jauh lebih lancar dan tanpa kendala dibanding sebelumnya," ujar Riska.

Manfaat serupa juga merambah ke tata kelola penyaluran gaji bulanan para guru yang tak lagi menuntut pembagian amplop tunai satu per satu, melainkan langsung terdistribusi secara terstruktur melalui fasilitas payroll ke rekening BCA Syariah masing-masing guru.

"Sistem pembayaran seperti ini sangat membantu sekolah, mengelola penggajian tanpa harus membagikan gaji secara tunai kepada setiap tenaga pendidik," ungkapnya.

Inklusif dan Menyentuh Keseharian Guru

Dampak positif dari keberkahan layanan perbankan ini tidak berhenti pada efisiensi manajerial sekolah, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan para guru.

Wur'aini (54), pengajar Agama Islam yang telah mengabdi selama 25 tahun di Perguruan An-Nizam, menjadi salah satu penerima manfaat.

Sebagai guru senior, ia terkadang mengalami kendala teknis saat menggunakan aplikasi mobile banking di ponsel pintar karena faktor lupa PIN.

Namun, keberadaan infrastruktur fisik seperti mesin ATM dan kesiapan petugas kantor cabang BCA Syariah menjadi jawaban yang memudahkan transaksinya.

"Ada juga sih menggunakan mobile banking tapi karena faktor usia juga sering kali saya lupa PIN jadi saya langsung ambil ke bank atau ATM sekarang. Untungnya mudah juga kan," kata Wur'aini sembari tersenyum.

Ia mengapresiasi keramahan serta kesigapan para petugas bank yang siap membantu saat ia membutuhkan pelayanan langsung.

"Saat ke bank atau ke ATM ada dibantu juga sih, apalagi mungkin mereka melihat saya sudah tua juga kan jadi pasti membutuhkan bantuan, langsung bergerak gitu mereka," jelasnya.

Kepastian Hukum dan Kemaslahatan Dana Umat

Bagi Perguruan Islam An-Nizam, keberkahan layanan BCA Syariah tidak hanya diukur dari kelancaran teknologi Virtual Account dan payroll, tetapi juga dari ketenangan batin dalam mengelola dana pendidikan.

Sebagaimana diatur Otoritas Jasa Keuangan (OJK), operasional perbankan syariah berlandaskan pada prinsip keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan-menghindari unsur riba, maysir (perjudian), serta gharar (ketidakjelasan). Penggunaan akad transparan seperti wadi'ah (titipan) dan mudharabah (bagi hasil) memberikan kepastian hukum syariat atas dana yang dikelola sekolah.

Lima bulan berjalan, langkah adopsi teknologi yang dikawal Riska membuktikan bahwa hijrah finansial yang ditempuh Perguruan An-Nizam merupakan keputusan yang tepat. Modernisasi sistem keuangan dan prinsip syariah terbukti berjalan selaras mengalirkan ketenangan dan keberkahan transaksi, sekaligus menghadirkan kepraktisan nyata bagi seluruh warga sekolah. (")

Tags
beritaTerkait
Milad ke-57 Perguruan Islam Al-Ulum, Edy Rahmayadi Ingatkan Pentingnya Pendidikan Akhlak
komentar
beritaTerbaru
hit tracker