Kadin Sumut dan Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com- Wakil Ketua Umum Bidang Analisis Kebijakan Makro Mikro Ekonomi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Aviliani meyakini Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) akan dijalankan dengan tata kelola yang baik sesuai komitmen Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu ia ungkap menyusul ramainya seruan di media sosial menarik uang tabungan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) atau Bank BUMN menyusul kekhawatiran masyarakat bahwa Danantara akan berakhir seperti kasus 1 MDB yang heboh di Malaysia.
"Ya nggak lah. Kan Pak Prabowo ini kalau kita lihat niatnya itu adalah, semua itu akan dilakukan secara tata kelola yang baik, governance. Jadi kita percaya bahwa Danantara itu akan dikelola dengan baik," kata Aviliani saat ditemui detikcom di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2025).
Baca Juga:
Aviliani mengatakan, salah satu tujuan dibentuknya Danantara adalah untuk meningkatkan minat investor. Jika menarik investasi dari Kementerian, ia menilai sulit dilakukan lantaran tidak memiliki badan usaha.
"Kalau ini kan ada lembaga hukumnya, sehingga bagaimana nanti mengkapitalisasi daripada BUMN-BUMN untuk berinvestasi saya rasa itu sebenarnya saya rasa untuk mencapai target 8% itu bisa memanfaatkan itu," jelasnya.
Baca Juga:
Ia juga mengatakan, Danantara dapat menjadi sekuritisasi aset. Ia mencontohkan seperti halnya yang dilakukan di Hong Kong, di mana aset perusahaan di bawah kelola negara dapat disewakan sekaligus juga diinvestasikan.
"Jadi kan misalnya kita punya tambang-tambang itukan bisa di sekuritisasi kan dengan untuk, kalau kaya Hong Kong itu bisa disewakan berapa tahun tapi ada investasinya kan gitu," ungkapnya.
Aviliani juga meminta masyarakat untuk tidak melihat kasus gagal badan pengelola investasi sebagaimana yang terjadi di Malaysia. Pasalnya, terdapat juga badan pengelola investasi yang berhasil seperti Temasek di Singapura.
"Saya rasa, kita masih percaya Danantara itu dikaitkan justru sekarang lepas dari kementerian, kalau kementerian itu kan malah nggak cocok kan pegang perusahaan. Nah ini dengan lembaga hukum yang kita tahu sama dengan Temasek. Temasek kan buktinya sukses, kita jangan lihat yang jeleknya. Ada kisah sukses, ada kisah tidak sukses," tutupnya.(dtc)
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesi
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan strategis di
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa
beritasumut.com Kualitas udara di Kota Medan terus dipantau melalui tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) yang beroperasi selam
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan menerima audiensi resmi dari jajaran pimpinan Binus University pada Rabu (23/9/
Pendidikan
beritasumut.com Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Utara (Sumut) meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera memberikan kepas
Peristiwa
beritasumut.com Seorang pria berinisial IH (27) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang karena kepemilikan narkotika jenis s
Peristiwa
beritasumut.com Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap peredaran narkoba di Jalan Lintas Sumatera, Pek
Peristiwa
beritasumut.com Seorang oknum prajurit TNI berinisial MJA alias Zaki terekam kamera CCTV diduga membawa kabur sepeda motor rekan kerjanya d
Peristiwa