Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
Beritasumut.com-Pandemi Covid-19 telah mempercepat transformasi digital perekonomian di Indonesia dengan sangat cepat dalam semibilan bulan terakhir. Transformasi digital ini telah berkembang pesat, lebih dari sekedar e-commerce dan perusahaan transportasi online dan telah merambah ke sektor-sektor lain seperti manufaktur, kesehatan, pendidikan, ritel, perhotelan, dan transportasi.
Lebih jauh mengkaji ini, Indonesia Economic Forum berkolaborasi dengan HSBC Indonesia mengadakan IEF Round Table bertajuk "Growth Prospects for Indonesia’s Digital Economy Post Covid-19†yang dipandu oleh Founder & CEO Indonesia Economic Forum Shoeb Kagda.
Hadir pembicara utama seperti Wakil Menteri Keuangan Indonesia Suahasil Nazara, Director Commercial Banking HSBC Indonesia Eri Budiono, Chief Executive National ICT Council (WANTIKNAS) Dr Ilham A Habibie, dan Director of Fintech, Payment, Logistics & Virtual Products Bukalapak Victor Lesmana.
Baca Juga:
Berbagai sub tema dibahas dalam round table ini, seperti: Berinvestasi dalam Teknologi Digital: Do’s and Dont's; Bagaimana IoT mengubah sektor Manufaktur; Big data dan AI: transformasi sektor Jasa dan Tantangan regulasi terhadap Transformasi Digital.
Founder & CEO Indonesia Economic Forum, Shoeb Kagda melalui siaran persnya, Kamis (05/11/2020) mengatakan ekonomi digital sudah menjadi arus utama di Indonesia. Dalam beberapa bulan terakhir, pandemi Covid-19 telah mempercepatnya, seiring makin banyaknya pelkau bisnis dan konsumen mengadopsi teknologi online untuk bekerja, belajar dan bahkan berbelanja.
Baca Juga:
Wakil Menteri Keuangan Indonesia, Suahasil Nazara, dalam sambutannya menekan dua hal. Pertama, dukungan pemerintah dalam bentuk kebijakan fiskal agar Indonesia tidak hanya mampu melalui pandemi Covid-19 dengan baik, namun juga dengan kebijakan luar biasa untuk mewujudkan reformasi secara struktural. “Saya yakin respon kebijakan fiskal dari pemerintah, di antaranya pengurangan tarif pajak penghasilan (PPh) Badan dari 25% menjadi 22% dan nanti akan dikurangi lagi menjadi 20%, bisa menarik lebih banyak perusahaan swasta untuk berinvestasi di Indonesia," harapnya.
Dia menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk mengesahkan UU Omnibus Cipta Kerja di tengah pandemi, agar iklim investasi membaik dan disaat yang bersamaan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan melindungi pekerja kita dengan adanya jaminan kehilangan pekerjaan misalnya. "Ini akan menjadi landasan reformasi struktural pemerintah. Kami terus berkomitmen untuk terus melakukan reformasi struktural,†kata Suahasil.
Menurutnya, konektivitas internet, data, dan gadget akan sangat penting. Itulah mengapa kami mengalokasikan subsidi internet. Peningkatan infrastruktur TIK juga penting untuk meningkatkan total labor productivity Indonesia. "Itulah mengapa di tahun 2021 alokasi anggaran belanja pemerintah untuk TIK akan meningkat dan akan dialokasikan melalui transfer ke daerah dan beberapa kementerian seperti Kemenkominfo untuk koneksi satelit, Kemendikbud untuk subsidi internet pelajar dan lainnya, Kemensos, Kementerian PPN dan Kemenkeu sendiri. Kami sedang mengupgrade sistem tax core agar lebih user friendly dan memberikan kemudahan akses dan kepastian bagi para wajib pajak,†tambah Suahasil.
Menutup sambutannya, Suahasil kembali menegaskan pentingnya ekonomi dan transformasi digital untuk perekonomian Indonesia ke depan. Dia menjadi bagian dari agent of change dan harus inklusif bagi setiap penduduk Indonesia sehingga mereka semua bisa saling membantu meningkatkan perekonomian Indonesia serta mampu meningkatkan keamaan bagi transaksi digital, data dan keamanan digital dan lainnya.
"Ekonomi digital akan menjadi salah satu sektor ekonomi yang fundamental bagi kehidupan pasca Covid-19 dalam 2 hingga 3 tahun ke depan. Apalagi jika sektor penting lainnya seperti pertanian dan pengolahan juga bisa mengadopsi transformais digital, dampaknya akan lebih besar. Di satu sisi, telekomunikasi juga menjadi salah satu sektor yang paling berkembang pesat saat ini dan mungkin dua hingga 3 tahun mendatang karena masyarakat juga akan makin bergantung pada penyedia jasa telekomunikasi," pungkasnya. (Rel)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi
beritasumut.com Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan pelaku industri dan ma
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan bahwa tidak terdapat perubahan harga BBM di seluruh SPBU Pertamina per 1
Peristiwa