Rezky Ginting Rilis Single Debut “Till My Heart Gives Up”
Solois asal Medan Rezky Ginting merilis single debut &ldquoTill My Heart Gives Up&rdquo bergenre dream pop tentang sisi rentan manusia.
Hiburan
Beritasumut.com-Perusahaan Ekspor Indonesia khususnya Sumatera Utara diharapkan peranannya sebagai agen pelopor dan perubahan dalam upaya peningkatan ekspor yang berdaya saing Global. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Dr Nurhajizah Marpaung SH MH dalam sambutannya saat menghadiri Out Export 2018, Munas Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) di Gedung Bank Indonesia Jalan Balai Kota, Medan Jumat (8/12/2017).
“Saya berharap Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia di Sumut dapat hadir dan menjelma sebagai agen pelopor dan perubahan dalam peningkatan ekspor Indonesia yang berdaya saing Global, mendorong peningkatan usaha kecil menengah dan ekonomi nasional melalui pelatihan dan promosi yang efektif dan efisien,”ujar Nurhajizah.
Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPP GPEI Subandi dan Erwin Taufan, Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Harris Meirizal, Konsulat Kehormatan Kerajaan Belanda di Medan Ony Hinrda Kusuma, Anggota DPRD Sumut Ikrimah Hamidi, para pelaku usaha ekspor Indonesia se-Indonesia.
Dikatakan Wagubsu, pertumbuhan ekonomi Sumut berdasarkan kenaikan Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) pada triwulan III Tahun 2017 meningkat sebesar 5,21% dibandingkan triwulan III tahun 2016. Pertanian, Kehutanan dan perikanan memberikan peran dominan terhadap kenaikan PDRB dengan kontribusi sebesar 20,67%. Selanjutnya industry pengolahan sebesar 20,45% serta perdagangan besar dan eceran reparasi mobil-sepeda motor sebesar 18,13%. Salah satu roda kegiatan ekonomi yang menjalankan pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah adalah kegiatan ekspor. Aktifitas perdagangan ekspor sebagai bagian kegiatan ekonomi bertujuan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di segala bidang.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut, nilai ekspor pada bulan November naik dibandingkan bulan yang sama pada 2016 sebesar 1,41% atau dari US$779,43 juta menjadi US$790 juta. Demikian pula bulan Oktober 2017 dibandingkan bulan oktober 2016 mengalami kenaikan sebesar 4,70%. Kenaikan terbesar pada berbagai produk kimia sebesar US$17,80 juta (25,32%), diikuti golongan sebesar US$10,67 juta (46,88%), Karet dan barang dari karet sebesar US$9,66 (8,21%).
“Sementara itu negara tujuan ekspor terbesar adalah Tiongkok, Amerika Serikat dan India. Bahkan tahun ini selain negara-negara tujuan utama, negara di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand sangat potensial menjadi pasar potensial untuk produk-produk kerajinan dan industry kreatif lainnya. Semoga melalui acara ini GPEI dapat merumuskan cita-cita selain untuk meningkatkan asosiasi itu sendiri tetapi juga berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Sumut,” sebutnya.
Sasaran utama Pembangunan Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018 pencapaian target pertumbuhan ekomomi sebesar 6,62% dan penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 4,93%. Sedangkan prioritas pembangunan Sumatera untuk tahun 2018 dilaksanakan melalui beberapa bidang diantaranya pengembangan dunia usaha dengan masih memprioritaskan pada pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangkei, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pembangunan Jalan Tol, pengembangan kawasan Danau Toba, perbaikan iklim investasi dan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan ekspor barang dan jasa bernilai tambah tinggi. Untuk memenuhi target tersebut diperlukan peran serta dan kerjasama aktif semua pihak baik pemerintah, swasta, dan masyarakat.
Sementara itu Ketua Panitia sekaligus Ketua Korwil GPEI Sumut Khairul Mahalli mengatakan bahwa Munas kali ini diikuti 20 Provinsi se Indonesia. Selain itu hadir beberapa pelaku usaha dari Kabupaten Kota Sumut yang telah menembus pasar internasional salah satunya pelaku usaha Keripik Singkong yang menembus pasa Korea. Selain itu turut hadir pelaku usaha Mukena dan kacang campur yang akan menembus pasar Asean.
Lebih lanjut dikatakan Khairul Mahalli pihaknya telah menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten dibidangnya diantaranya Beni Siahaan, Elon Manurung, Rotasi Nababan, Edi Irwansyah, M Yusuf Harahap.
“Tadi kita sudah mendengarkan paparan tentang kondisi aktual Ekspor kita dari Bank Indonesia. Trennya cendrung naik. Kita patut berbangga karena tidak ada yang tidak bisa diekspor dari Sumut baik yang dari bawah laut sampai dari atas bumi semuanya bisa diekspor. Terimaksih kita sampaikan kepada BI yang merupakan mitra stategis kita yang terus mendorong peningkatan ekspor kita,” pungkasnya.(BS03)
Solois asal Medan Rezky Ginting merilis single debut &ldquoTill My Heart Gives Up&rdquo bergenre dream pop tentang sisi rentan manusia.
Hiburan
beritasumut.com Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU) dipastikan menjadi panggung pertarungan menarik ketika PSMS Medan menjamu Persiraja Ban
Olahraga
beritasumut.com Ketua Umum (Ketum) Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA), Agustinus Sirait, bersama jajaran komisioner, Dewan Pem
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengawali kiprahnya di I.League Cup 2026/2027 dengan hasil imbang 11 menghadapi Persija Jakarta. Bermain di had
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan tidak ingin sekadar menjadi pelengkap pada pertandingan pembuka I.League Cup 2026/2027. Menghadapi Persija Jakar
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda Medan kelahiran tahun 2014/2015 meraih juara II Piala di Lapangan Sentis Kecamatan Perc
Olahraga
Anindya Bakrie menyebut investasi PMDN hampir Rp2.000 triliun memperkuat peran pengusaha nasional dan ketahanan ekonomi Indonesia.
Ekonomi
beritasumut.com Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, bersyukur atas hasil positif yang diraih anak asuhnya, terlebih kemenangan tersebut dip
Olahraga
beritasumut.com PSMS Medan berhasil mencuri tiga poin penting di kandang PSGC Ciamis, setelah menaklukkan tuan rumah dengan skor 21 dalam
Olahraga
beritasumut.com Setiap awal bulan, ruang kerja Riska Januta Siregar di Perguruan Islam AnNizam tak pernah sepi dari tumpukan berkas keuang
Ekonomi