Rabu, 01 Juli 2026

Hadapi Tantangan Bisnis, Perbankan Swasta dan Pemerintah Sebaiknya Berkonsolidasi

Kamis, 16 November 2017 19:46 WIB
Hadapi Tantangan Bisnis, Perbankan Swasta dan Pemerintah Sebaiknya Berkonsolidasi
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pengamat ekonomi dari Universitas Negeri Medan (Unimed) Muhammad Ishak mengatakan untuk menghadapi tantangan bisnis di era digital saat ini, perbankan swasta dan plat merah sebaiknya melakukan konsolidasi.
 
Menurut Ishak, kekhawatiran digitalisasi akan memberikan dampak positif dan negatif. Positifnya, kata dia, Kamis (16/11/2017), adalah memberikan kemudahan kepada para nasabah. Lalu, perkembangan digital juga memberikan efisiensi waktu bagi nasabah.
"Karena semua serba digital, kan yang dikhawatirkan ada pengurangan SDM. Selain itu, masing-masing perbankan mempunyai pasar masing-masing. Masing-masing bank juga bisa berkolaborasi untuk meningkatkan kinerjanya," ujarnya.
 
Menanggapi itu Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo saat meresmikan langsung MNC Financial Services di Jalan Kapten Maulana Lubis No 12, Medan, Sumatera Utara, Kamis (16/11/2017) menyebutkan kalau sektor properti ada 3L yang harus dijaga, yakni lokasi, lokasi, dan lokasi. "Kalau di jasa keuangan ada tiga T yakni trust, trust, dan trust," ucapnya.
 
Ia menyebut pihaknya bersinergi di Medan untuk mencapai kesuksesan di kota-kota lain sebelumnya, yakni Surabaya, Jawa Timur, dan Pekanbaru, Riau.
 
Tujuh unit bisnis di bawah naungan PT MNC Kapital Indonesia Tbk. (BCAP) mewujudkan komitmennya untuk meningkatkan kerja sama antar unit bisnis dengan memberikan pelayanan terpadu kepada nasabah di dalam satu atap. Ketujuh unit bisnis tersebut adalah MNC Bank, MNC Finance, MNC Leasing, MNC Sekuritas, MNC Asset Management, MNC Insurance dan MNC Life.
 
"Ini merupakan semua produk financial services yang ada. Di Indonesia semua produk financial services ya hanya ada tujuh itu. Semua kami hadirkan di Medan untuk melayani nasabah," katanya.
 
Darma Putra, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk. (BHIT) sebagai induk usaha MNC Kapital Indonesia, mengatakan pembukaan kantor jasa keuangan MNC Group semata-mata demi memudahkan nasabah di Sumut.
 
Menurut dia, masyarakat dapat menabung, bertransaksi saham, obligasi, reksa dana, asuransi jiwa maupun umum, leasing kendaraan, dan jasa keuangan lainnya di dalam satu lokasi. "Financial Services ini yang ketiga kami buka di luar Jakarta. Kami sudah ada di Surabaya, Pekanbaru, dan sekarang Medan," ucapnya.
 
Penggabungan sektor jasa keuangan, kata dia, dapat menimbulkan manfaat dari sisi efisiensi biaya, serta memudahkan koordinasi. Target yang dipatok untuk seluruh unit bisnis adalah dapat meningkatkan pendapatan dan profitabilitas. "Pastinya kami harapkan semua unit bisnis kinerjanya lebih baik, pendapatan dan profit lebih banyak karena dengan konsolidasi power lebih besar," jelasnya.
 
Pada kesempatan yang sama dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (BPD Sumut) oleh Direktur Utama BHIT Darma Putra dan Direktur Utama BPD Sumut Edie  Rizliyanto.
 
Adapun Penandatangan MoU merupakan rangkaian kerja sama yang sebelumnya telah   dilakukan dengan sejumlah BPD. Hal ini merupakan langkah awal yang strategis untuk memayungi kerja sama usaha antara BPD Sumut dan unit-unit bisnis di bawah MNC Financial Services  pada waktu mendatang, sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak.
 
Bentuk kerja sama yang dapat dilakukan misalnya penempatan dana, pembiayaan proyek, bancassurance, serta berbagai bentuk kerja sama yang dapat meningkatkan prospek usaha di masa mendatang. "Kerjasama dengan Bank Sumut di semua lini. Mereka membutuhkan asuransi untuk jaminan kredit, bisa life insurance buat nasabah, bisa juga sindikasi, memberikan kredit ke nasabah yang besar," kata dia.
 
Dirut Bank Sumut Eddy Rizliyanto mengatakan Bank Sumut sudah lama menjalin kerjasama dengan jasa keuangan MNC seperti transaksi sekuritas, obligasi, reksadana. "Jadi ada perbedaan antara bank ini, seperti Bank Sumut tidak memiliki layanan prioritas. Project dengan MNC sudah terjalin sebelumnya," ucapnya.(BS07)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
BP Tapera Apresiasi Bank Sumut Gencar Sosialisasi Percepatan Penyaluran Rumah Terjangkau
Syah Afandin: Bank Sumut Mitra Utama Pemerintah Langkat
Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker