Jumat, 24 April 2026

Presiden Jokowi: Jadikan Momentum Bangun Database Perpajakan

Kamis, 23 Februari 2017 15:17 WIB
Presiden Jokowi: Jadikan Momentum Bangun Database Perpajakan
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar bergabungnya Indonesia dalam implementasi pertukaran informasi di bidang jasa keuangan dan perpajakan atau Automatic Exchange of Information pada September 2018 digunakan sebagai momentum untuk melakukan reformasi sistem informasi keuangan, terutama perbaikan sistem informasi perpajakan.
 
“Ini jelas momentum untuk membangun database, untuk membangun administrasi perpajakan yang lebih komprehensif, lebih integratif, dan juga lebih kuat,” kata Presiden Jokowi dalam pengantarnya pada rapat terbatas tentang Implementasi Pertukaran Informasi Otomatis di Bidang Jasa Keuangan dan Perbankan, serta Persiapan Pertemuan Tahunan Internasional Monetary Fund-World Bank Tahun 2018, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (22/02/2017).
 
Dengan database perpajakan yang lebih komprehensif, Presiden meyakini akan bermanfaat bagi upaya peningkatan tax rasio kita, mendorong kepatuhan pajak secara sukarela, serta mencegah penghindaran dan penggelapan pajak.
 
Presiden menegaskan, ke depan kita harus berupaya meningkatkan tax rasio kita agar bisa membiayai program-program prioritas terutama pengentasan kemiskinan, pemerataan ekonomi, dan pembukaan lapangan pekerjaan.
 
Untuk itu, Presiden Jokowi meminta Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan HAM untuk menyiapkan regulasi yang dibutuhkan untuk mendukung implementasi pelaksanaan sistem pertukaran informasi otomatis ini.
 
“Saya hanya menekankan agar jangan sampai terjadi tumpang tindih atau berbenturan antar peraturan perundang-undangan yang nantinya akan menyulitkan dalam pelaksanaannya,” tutur Presiden Jokowi.
 
Terkait dengan rencana Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan tahun IMF – World Bank tahun 2018, Presiden meminta agar disiapkan sebaik-baiknya agar pertemuan ini digunakan juga sebagai momentum menunjukkan pada dunia tentang kondisi perekonomian Indonesia yang bisa tumbuh dengan baik di tengah melambatnya perekonomian dunia, perekonomian global.
 
“Kita gunakan untuk menunjukkan kemajuan-kemajuan yang telah kita capai, sekaligus juga ajang promosi investasi, perdagangam, dan pariwisata,” pinta Presiden Jokowi, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Pemerintah Pertimbangkan Kemungkinan Laksanakan Kebijakan Tax Amnesty Jilid II
Masyarakat Bukan Peserta Program Amnesti Diimbau Segera Betulkan SPT
 Tebusan Rp130 Triliun, Deklarasi Rp4.813,4 Triliun, dan Repatriasi Rp146 Triliun
Bupati Deli Serdang Sampaikan SPT Tahunan 2016 dengan Kemenkeu Perpajakan
Presiden Jokowi: Terima Kasih Kepada Pasukan Yang Pergi Pagi Pulang Pagi
Menteri Keuangan: Kecil Kemungkinan Wajib Pajak Menghindar
komentar
beritaTerbaru
hit tracker