Jumat, 03 Juli 2026

Pemko Sediakan Dua Lokasi Relokasi Pedagang

Minggu, 12 Februari 2017 18:30 WIB
Pemko Sediakan Dua Lokasi Relokasi Pedagang
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution membenarkan bahwa Pemko Medan berupaya membeli dua lahan sebagai relokasi pedagang. Selain dibekas lahan Rumah Sakit Martondi, juga di lahan kosong Jalan Mesjid, Kelurahan Medan Estate, Deliserdang. 
 
Menurutnya, fokus utama Pemko adalah membeli lahan dibekas RS Martondi terlebih dahulu. Di mana agar bisa segera mengakomodir bekas pedagang Pasar Aksara. "Pemilik lahan bahkan sudah bertemu dengan saya. Kami sudah berbincang dan ia (pemilik lahan) bersedia," katanya, Minggu (12/02/2017).
 
Namun Akhyar belum mau sampaikan siapa pemilik lahan di Jalan Mesjid, atau tanah kosong yang berada persis dibelakang pos polisi dari jalan tersebut. "Kedua lahan itu kami upayakan untuk bisa segera dibeli," kata Akhyar.
 
Ia menjelaskan, khusus diarea bekas RS Martondi Jalan Letda Sujono, sang pemilik tanah bahkan bersedia lahannya dipakai sebelum dibayar. "Kadis Perumahan, Kawasan Pemukinan dan Penataan Ruang (Samporno Pohan, Red) sudah menggelar rapat dengan masyarakat sekitar dan lurah, untuk membicarakan hal ini Jumat kemarin. Pemilik lahan di Martondi sudah katakan, bahwa silahkan saja pakai tanah tersebut meski pembayaran dilakukan belakangan," ungkapnya.
 
Setelah pembicaraan ini rampung, ujar Akhyar, langkah selanjutnya akan dikeluarkan surat keputusan (SK) Walikl0ota Medan terkait ganti rugi untuk lahan dimaksud. "Ya, SK tersebut sebagai legalitas hukum ganti rugi tanah sebagai relokasi sementara pedagang Aksara," katanya.
 
Ia menambahkan, tahap demi tahap sedang dirampungkan Pemko Medan terkait persoalan pedagang kaki lima (PKL) ini. Di mana selanjutnya bermuara pada penanganan pemulihan kawasan Sutomo dan sekitarnya. 
 
"Inilah nanti satu persatu akan kami bereskan. Dan tahapannya clear dulu masalah ganti rugi lahan. Setelah itu kita akan dorong pedagang untuk masuk ke lokasi penampungan sementara dibekas RS Martondi," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya mengatakan setelah mentok memfasilitasi relokasi ke MMTC Jalan Pancing dan eks RS Martondi, Jalan Letda Sudjono, pihaknya memiliki opsi baru soal penampungan sementara pedagang. Lokasinya sekitar 100 meter dari Pasar Aksara yang dilalap si Jago Merah pada Juli 2016 lalu. "Tepatnya didekat Pasar Bengkok atau dibelakang pos bantuan polisi. Nama jalannya di Jalan Mesjid," ungkap Rusdi.
 
Rusdi enggan menyebut siapa pemilik lahan di lokasi Jalan Mesjid itu. Namun ia menegaskan sudah menjalin komunikasi intens dengan pemilik lahan. "Ya, kami sudah tinjau arealnya. Sudah berbicara juga dengan pemiliknya. Ini juga karena instruksi Wali Kota Medan kepada kami. Dan pedagang minta jangan terlalu jauh lokasi penampungannya," katanya.
 
Luas areal di lokasi itu sekitar 8.000 meter persegi. Rusdi menyebut itu merupakan areal atau tanah kosong, dan berada diwilayah Deliserdang. "Tempatnya strategis dan tidak jauh dari Pasar Aksara. Hanya sekitar 100 meter saja. Dalam waktu dekat kami akan sosialisasikan dengan pedagang. Semoga mereka mau pindah ke situ, dan Pemko akan membeli lahannya," jelas dia seraya menegaskan tidak ada persoalan bila areal itu berada di wilayah Deliserdang, sebab semua bisa dikomunikasikan.(BS07)
 

Tags
beritaTerkait
Resmikan SPKLU Pematangsiantar, Walikota Berharap jadi Solusi Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Kehadiran Pedagang Luar Kota Medan Perlu Perhatian Bersama
PUD Pasar Kota Medan Akan Berikan Kompensasi Bagi Pedagang Yang Terdampak Kebakaran Pusat Pasar
TMII Usut Dugaan Sekuriti Keroyok Pedagang Asongan Masuk Tak Bayar Tiket
Penertiban Pedagang dan Monitoring Arus Lalu Lintas di Sekitar Kota Gunungsitoli
Pjs Walikota Pematangsiantar Silaturahmi dan Sosialisasi ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Horas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker