Senin, 28 September 2026

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Langkat Masih Mahal

Senin, 19 Desember 2016 10:55 WIB
Cuaca Buruk, Harga Ikan di Langkat Masih Mahal
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak tinggi yang masih melanda perairan Indonesia membuat pasokan ikan di sejumlah pasar tradisional minim.

Di Kabupaen Langkat, Sumut minimnya pasokan membuat harga ikan masih mahal. Cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak tinggi di perairan barat Sumatera membuat kalangan nelayan masih takut  melaut. Akibatnya pasokan ikan di sejumlah pasar tradisional minim. Selain itu, harga ikan dan komoditas laut juga mengalami kenaikan.

Di Pasar Kota Stabat, Langkat, Senin (19/12), kenaikan komoditas laut seperti ikan dan udang sudah terjadi sejak sepekan lalu. Harga ikan gembung yang sebelumnya dijual seharga Rp 28.000 kini dijual seharga Rp 35.000 per kg.

Ikan dencis dari harga Rp 25.000 menjadi Rp 30.000 per kg, ikan merah dari dijual seharga Rp 32.000 dari harga semula Rp 27.000 per kg.

Ikan senangin dari harga Rp 23.000 menjadi Rp 28.000 per kg, ikan selar dari harga Rp 18.000 menjadi Rp 22.000 per kg.

Begitu juga dengan komoditas laut lainnya seperti udang yang naik menjadi Rp 65.000 per kg dari harga semula Rp 55.000 per kg , dan kepiting dijual  Rp 40.000 dari harga awal Rp 35.000 per kg.

Kenaikan harga komoditas laut ini diperkirakan akan terus terjadi hingga situasi di laut kembali normal dan nelayan bisa kembali melaut.

“Ini harganya tidak terlalu tinggi seperti beberapa minggu lalu, tapi harga saat ini masih belum bisa dibilang normal, bisa dibilang masih mahal lah. Bahkan mungkin ini bakal naik lagi harganya karena mau Tahun Baru ini,” ujar Hendra, salah seorang pedagang ikan.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Udara di Kota Medan Memburuk, Walikota Bagi-bagi Masker kepada Warga
Para Nelayan Terima Bantuan 87,792 Ton Beras dari Pemko Sibolga
Terganggu Cuaca Buruk, 5 Rute Penerbangan Terpaksa Ditunda di Bandara Kualanamu
Dampak Permen KP, Produksi Perikanan Tangkap di Sumut Menurun
Pasca Banjir Warga Mulai Bersihkan Rumah
Cuaca Buruk, Penerbangan dari Bandara Kuala Namu ke Nias Dibatalkan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker