Senin, 27 April 2026

Gubsu Buka Sosialisasi Pasar Modal Sebagai Sumber Pendanaan Pengembangan Industri Daerah

Rabu, 19 Oktober 2016 07:45 WIB
Gubsu Buka Sosialisasi Pasar Modal Sebagai Sumber Pendanaan Pengembangan Industri Daerah
BERITASUMUT.COM/BS03
membuka Sosialisasi Pasar Modal Sebagai Sumber Pendanaan Bagi Pengembangan Industri di Daerah di Ballroom Hotel Grand Aston Medan, Selasa (18/10/2016).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara, Ir H T Erry Nuradi MSi membuka Sosialisasi Pasar Modal Sebagai Sumber Pendanaan Bagi Pengembangan Industri di Daerah di Ballroom Hotel Grand Aston Medan, Selasa (18/10/2016).
 
Hadir pada kesempatan itu Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal Noor Rachman, Kepala Kantor Regional V OJK Sumut Lukdir Gultom, Direktur Bursa Efek Indonesia Nicky Hogan, Deputi Keuangan Bursa Efek, perwakilan Kadin dan para pengusaha yang ada di Sumatera Utara.
 
Dalam kesempatan tersebut, Gubsu mengatakan bahwa Sumut dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di Indonesia dan kota Medan merupakan kota terbesar ketiga sangat memungkinkan untuk emiten-emiten (perusahaan-perusahaan) yang ada di Provinsi Sumut itu masuk kedalam Pasar Modal (Bursa Efek). 
 
Karena, lanjut Gubsu di Sumatera hanya enam emiten (perusahaan) yang baru masuk dalam bursa efek dari total 600 lebih perusahaan-perusahaan yang ada Indonesia. "Jadi persentasenya masih sangat kecil sekali. Oleh karenanya diharapkan dengan adanya sosialisasi ini kedepannya semakin banyak emiten-emiten yang tercatat di bursa efek di Jakarta," ujar Gubsu.
 
Menurut Gubsu bahwa masih sedkitnya perusahaan-perusahaan (emiten-emiten) yang ada di Sumut yang memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan usaha karena masih kurangnya pemahaman dikalangan para pengusaha-pengusaha, khususnya yang ada di Sumatera Utara. 
 
"Sosialisasi ini sangat penting karena para pengusaha dapat memanfaatkan pasar modal untuk pendanaan dengan dana murah dan jangka panjang," ujar Gubsu.
 
Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengungkapkan, kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan untuk lebih menyebarkan informasi terkait pasar modal kepada pelaku usaha di daerah sehingga pemanfaatan pasar modal di daerah sebagai sumber pendanaan dapat ditingkatkan, khususnya mendorong pengembangan usaha di Provinsi Sumut.
 
"Semakin banyak perusahaan di daerah yang melakukan initial public offering (IPO) tentunya akan meningkatkan perekonomian daerah dan mendorong munculnya sentra-sentra ekonomi yang lebih menyebar, tidak hanya terkonsentrasi di daerah tertentu," terangnya.
 
Nurhaida menyebutkan, di Sumut terdapat 6 perusahaan yang telah memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan, baik dari penerbitan saham maupun obligasi yakni, PT Toba Pulp Lestari Tbk, PT Bank Sumut, PT Bank Mestika Dharma Tbk, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk dan PT Atmindo Tbk.(BS03)
 

 

Tags
beritaTerkait
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
BP Tapera Apresiasi Bank Sumut Gencar Sosialisasi Percepatan Penyaluran Rumah Terjangkau
Syah Afandin: Bank Sumut Mitra Utama Pemerintah Langkat
Pemko Gunungsitoli dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah
Tunjukkan Kinerja Positif, Gubsu: Bank Sumut Harus Naik Kelas
Bank Sumut Raih Penghargaan Keterhunian 100 Persen dari BP Tapera
komentar
beritaTerbaru
hit tracker