Kamis, 02 Juli 2026

Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Binjai Naik

Kamis, 08 September 2016 13:31 WIB
Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Binjai Naik
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Harga sejumlah bahan pokok di Kota Binjai mengalami lonjakan cukup signifikan, jelang Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriah. Kenaikan harga bahkan sudah berpangsung sejak dua pekan terakhir.

Pantauan di Pasar Tavip Kota Binjai, Kamis (08/09/2016) pagi, kenaikan harga paling tajam dialami komuditi sayuran, terutama cabai merah, cabai hijau, cabai rawit, kentang, seledri dan bawang daun.

Cabai merah saat ini berada pada kisaran harga Rp 58 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram, atau naik hampir dua kali lipat dibandingkan harga sebelumnya, Rp 34 ribu hingga Rp 36 ribu per kilogram.

Cabai hijau kini berada pada kisaran harga Rp 34 ribu hingga Rp 36 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp 24 ribu hingga Rp 26 ribu per kilogram.

Cabai rawit saat ini mencapai harga Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 27 ribu hingga Rp 28 ribu per kilogram.

Sebaliknya, kentang saat ini berada pada kisaran harga Rp 9 ribu hingga Rp 11 ribu per kilogram, serta seledri dan daun bawang pada level harga Rp 11 ribu hingga Rp 14 ribu per kilogram.

Selain sayuran, kenaikan harga juga dialami sejumlah produk biji-bijian, rempah, dan beberapa bahan kebutuhan pokok lainnya.

Beras jenis IR 64 misalnya. Semula harga ecerannya Rp 9 ribu hingga 10 ribu per kilogram. Namun saat ini melonjak menjadi Rp 11 ribu hingga Rp 12 ribu per kilogram.

Lalu, minyak goreng curah saat ini mencapai harga Rp 12 ribu dari sebelumnya Rp 10 ribu per kilogram. Sedangkan gula pasir mencapai Rp 14 ribu dari Rp 12 ribu per kilogram.

Komuditi rempah seperti bawang merah, saat ini mencapai Rp 35 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 30 ribu hingga Rp 32 ribu per kilogram.

Bawang putih saat ini harganya mencapai Rp 32 ribu hingga Rp 34 ribu per kilogram, dari sebelulnya Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram.

Selain itu, beberapa jenis rimpang, semisal kunyit, jahe, lengkuas, dan kencur, juga mengalami kenaikan harga rata-rata sebesar Rp 2 ribu per kilogram.

Beruntung sebagian besar produk pangan hewani, seperti telur, daging ayam, daging sapi, dan ikan laut segar, tidak mengalami lonjakan harga, meski masih tergolong mahal.

Saat ini, telur berada pada level harga Rp 1.200 hingga Rp 1.500 per butir, daging ayam Rp 26 ribu per kilogram, daging sapi Rp 110 ribu per kilogram, dan ikan dencis Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram.

Makaro (25), salah seorang pedagang, menuturkan, lonjakan harga sejumlah produk pangan, terutama sayuran, disebabkan keterbatasan pasokan dari pihak distributor.

"Wajar saja harga sembako pada naik. Sebab kita beli barang dari agen pun harganya sudah relatif tinggi," terangnya.

Bahkan Lukman memprediksi, lonjakan harga komuditi pangan, terutama sayuran, biji-bijian, rempah, dan produk hewani, bisa terus terjadi hingga dua pekan ke depan.

"Hingga dua minggu ke depan, besar kemungkinan harga sembako tetap tinggi. Sebab menjelang dan selama Idul Adha, biasanya permintaan pasar akan meningkat," ujarnya.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Operasi Pasar Murah Digelar, Harga Daging Rp 75.000/Kg
Sidak Pasar Tradisional, Polda Sumut Minta Laporkan Jika Ada Penimbunan
Wakil Walikota Binjai Sidak Pasar, Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan
Zulhas Isi Materi di Retret, Minta Kepala Daerah Jaga Harga Bahan Pokok
Prabowo Bakal Operasi Pasar Besar-besaran, Jaga Harga Bahan Pokok Saat Puasa
Tekan Kenaikan Harga Jelang Imlek, Pemko Medan Gelar Pasar Murah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker