Senin, 27 April 2026

Harga Rokok Naik, Beginilah Tanggapan Masyarakat Medan

Senin, 22 Agustus 2016 22:15 WIB
Harga Rokok Naik, Beginilah Tanggapan Masyarakat Medan
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Rokok
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Rencana pemerintah untuk menaikkan harga cukai rokok sebesar Rp 50.000 per kemasannya dalam waktu dekat ini, menimbulkan kecemasan dan pro kontra di masyarakat. Tanggapan yang muncul pun beragam, terlebih bagi para perokok atau penjual yang selama ini menggantungkan hidupnya dari berjualan rokok. Harga rokok per kemasannya itu dianggap sangat tidak masuk akal dan menzholimi .
 
"Tentu tidak setuju dengan kenaikan harga rokok sebesar itu. Yang ada, pengeluaran akan semakin banyak, apalagi bagi yang sudah kecanduan," ujar Hendra, warga Jalan Sempurna, Medan, Senin (22/08/2016). 
 
Hendra mengaku, dirinya sudah cukup lama aktif menghisap rokok. Dengan kenaikan ini, ia pun mengatakan harus berpikir ulang untuk membeli rokok meski tidak dapat menjamin akan berhenti."Kalau dibilang berhenti ya belum tau. Soalnya tidak mudah berhenti merokok ini. Paling bisanya hanya dikurangi saja," jelasnya.
 
Begitupun, Hendra mengutarakan rasa keberatannya atas kenaikan rokok tersebut. Karena menurutnya, dampaknya akan sangat luas dirasakan, bukan hanya bagi perokok saja.
 
Berbeda, Irwan warga Medan Johor mengaku sangat mendukung kenaikan harga rokok tersebut. Menurutnya, dengan naiknya harga rokok, dapat menekan angka jumlah perokok aktif yang ada."Selain itu dapat menghindari anak-anak dari kebiasaan merokok. Apalagi dampak kesehatan akibat rokok juga berbahaya," sebutnya singkat.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Kenaikan Harga Rokok Bisa Cegah Anak Membeli dengan Mudah
Terkait Kenaikan Harga Rokok, Pemerintah Dinilai Naif dan Diskriminatif
komentar
beritaTerbaru
hit tracker