Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa
Beritasumut.com-Jalan Letjend Djamin Ginting, Kota Binjai, tepatnya di sepanjang wilayah Kelurahan Pujidadi, Rambung Dalam, Rambung Barat, dan Rambung Timur, Kecamatan Binjai Selatan, kondisinya kini kian memprihatinkan.
Pantauan wartawan, Kamis (11/08/2016), hampir sepanjang 500 meter badan jalan, saat ini telah dipenuhi lubang. Mulai dari Simpang Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Rambung Timur (Simpang Bangkatan, hingga Simpang Jalan Sei Lepan, Kelurahan Pujidadi (Simpang Keramat).
Bahkan di beberapa titik, seperti di depan Kantor BRI Rayon Rambung, dan Simpang Jalan Pekan Baru, kondisi permukaan aspal Jalan Letjend Djamin Ginting, sudah terlihat mengelupas, dan membentuk gundukan yang dipenuhi kerikil.
Menurut Yusuf (49), salah seorang warga setempat, selain minimnya perawatan, kerusakan jalan lintas kabupaten/kota itu juga dipicu peningkatan aktifitas lalu-lalang kendaraan bertonase tinggi dalam sebulan terakhir.
"Kerusakan sebenarnya sudah dirasakan sejak enam bulan terakhir. Tapi kondisinya semakin parah, menyusul tidak adanya perawatan dan semaki banyak saja kendaraan besar melintas di sini," ujar ayah tiga anak itu.
Jika kerusakan terus dibiarkan, imbuh Yusuf. Dia khawatir, akan ada warga yang menjadi korban, akibat kendaraannya terperosok ke dalam lubang, terutama ketika mengendarai sepedamotor.
Warga lainnya, Ridwan (52), menilai, kerusakan badan Jalan Letjend Djamin Ginting utamanya disebabkan karena tidak sebandingnya daya tahan konstruksi jalan dengan tekanan yang diterimanya.
Apalagi saat ini semakin banyak saja truk bermuatan material dan minyak kelapa sawit, yang melintas pada siang dan malam hari, meskipun kawasan itu bukan jalur ideal untuk kendaraan besar.
"Bagaimana jalan kita tidak cepat rusak, kalau yang melintas itu kebanyakan kendaraan raksasa. Pemko Binjai juga aneh, sudah tahu truk dilarang masuk kota, tapi sekarang malah diizinkan," ujar Ridwan.
"Parahnya lagi, banyak pengemudi truk tidak punya kesadaran menghormati pengendara lain. Sebab mereka kerap memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi, padahal jalanan sedang ramai," timpalnya.(BS08)
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa
Suasana di depan Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mendadak tegang. Massa aksi Dewan Peduli Negri kali ini yang dipimpin oleh K
Peristiwa
beritasumut.com Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan p
Sosok
beritasumut.com Memenuhi tren kebutuhan ruang kerja modern yang mengutamakan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup (worklif
Ekonomi
Australia U19 keluar sebagai juara Piala AFF U19 2026 setelah menaklukkan Thailand dengan skor 20 pada laga final di Stadion Utama Sumate
Berita
Cahaya lilin perdamaian menerangi Lapangan Benteng Medan pada perayaan Waisak 2570 BE/2026, Sabtu malam (13/6/26).
Peristiwa
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pengawasan dan penertiban aktivitas tambang ilegal dengan mengga
Politik & Pemerintahan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan tenaga kerja masa depan d
Politik & Pemerintahan
Judi terbesar di Jalan Tengku Fachrudin, Desa Tanjung Garbus I, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/6/2026).
Berita
Maraknya judi ketangkasan tembak ikan logo "AB" di wilayah Kecamatan Hamparan Perak, menuai sorotan tajam. Dalam hal ini, Polsek Hamparan Pe
Peristiwa