Sabtu, 18 April 2026

Wabup Batubara Tinjau Lokasi Pendirian Pabrik Senjata dan Amunisi PT Pusaka Ayu Bahari

Minggu, 28 Maret 2021 15:30 WIB
Wabup Batubara Tinjau Lokasi Pendirian Pabrik Senjata dan Amunisi PT Pusaka Ayu Bahari
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Wakil Bupati (Wabup) Batubara Oky Iqbal Frima SE bersama Unsur Forkopimda Kabupaten Batubara, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas PMD, Camat Lima Puluh Pesisir meninjau lokasi pendirian Pabrik Senjata Dan Amunisi PT Pusaka Ayu Bahari di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, akhir pekan kemarin.

Dalam acara ini turut hadir Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan RI Laksamana Pertama TNI Sri Yanto, Kasubdit Perizinan Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan RI Aing Salamul Bakir, Analis Kebijakan Madya Bidang Perizinan Dirtekindhan Ditjen Pothan Kemhan RI Letkol Zeni Lim Nurohim, Analisi Madya Pertahanan Negara Yusuf Sarante, Kasi Perizinan Produksi Subdit perizinan Dirtekindhan Ditjen Sri Sulasti Yani.

Baca Juga : Edarkan Sabu di Batubara, Dua Orang Warga Percut Seituan Ditangkap

"Saat ini Kabupaten Batubara menjadi salah satu daerah tujuan investasi nasional hingga Internasional, atau proyek strategis nasional yang mana sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Batubara yakni menjadikan masyarakat Kabupaten Batubara Masyarakat industri yang sejahtera, mandiri dan berbudaya," ujar Wabup mewakili Bupati Batubara.

"Saya berharap besar kepada Bapak Ditjen Pothan Kemnhan RI untuk mendirikan pabrik amunisi di Kabupaten Batubara. Sehingga dapat memberikan manfaat yang sangat besar kepada masyarakat Kabupaten Batubara, salah satunya dapat membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat Batubara," sambung Wabup seperti dilansir dari laman batubarakab.go.id, Minggu (28/03/2021).

Sementara itu, Laksamana Pertama TNI Sri Yanto mengatakan salah satu tugas Pothan adalah mengatur industri pertahanan. Saat ini ada 141 industri pertahanan di Indonesia dengan berbagai macam produknya."Saat ini telah diterbitkan UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020, salah satunya mengatur sub sektor pertahanan hanya boleh dilakukan oleh negara tetapi setelah UU Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 tersebut memberikan peluang pihak swasta untuk memproduksi senjata dan amunisi. PT. Pusaka Ayu Bahari adalah satu perusahaan yang mengajukan industri dan amunisi," ungkapnya.

Sri Yanto menyebutkan, ada 3 lokasi yang di tinjau untuk pabrik senjata dan amunisi yaitu, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, Kabupaten Oki Sumatera selatan dan Kabupaten Batubara Sumatera utara."Kita harus mampu produksi 2,5 M butir peluru sampai 2024. Jadi masih banyak kekurangan yang harus dipenuhi industri dalam negeri. Walaupun ini pabrik amunisi tetapi harus bisa bermanfaat kepada masyarakat.Hasil kami melihat ini akan kami sampaikan kepada Bapak Menteri," pungkasnya.(BS09)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Lebih 10 Jam, Kebakaran Pabrik Sandal Swallow di Medan Deli Belum Padam
Militan Kurdi Umumkan Gencatan Senjata dengan Turki Usai Konflik 40 Tahun
Tahap Pertama Gencatan Senjata Gaza Akan Berakhir, Tahap Kedua Tak Pasti
Pertukaran dengan Hamas Berlanjut, Israel Bebaskan 602 Tahanan Palestina
Pemerintah Minta Bangun Pabrik Komponen di RI, Boeing Respons Begini
Gencatan Senjata Gaza Tertunda, Hamas-Israel Saling Menyalahkan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker