KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Sepanjang 2026, Persekongkolan Tender Mendominasi
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
Beritasumut.com - Puluhan warga Lingkungan 1, Kelurahan Pulo Brayan Kota, kembali Geruduk Kantor Camat Medan Barat di Jalan Budi Pembangunan Medan, Kamis (21/10/2021). Puluhan warga yang menggeruduk kantor Camat Medan Barat tersebut ternyata malah dihadang oleh keluarga Kepling I, atas nama Ferdy Marbun dengan mengucapakan kata-kata kotor dihadapan warga Lingkungan 1 sendiri.
Ferdy selaku Kepling 1 dan dibantu Orangtuanya (mantan Kepling 1) dan keluarganya lainnya menolak kehadiran warga Lingkungan 1 di kantor Camat Medan Barat. Apalagi penghadangan yang dilakukan oleh Kepling 1 nyaris bentrok sesama warganya sendiri. Karena itu, sikap tidak melayani warga sendirinya dipertontonkan. Sehingga wajar warga Lingkungan 1 menolak kehadiran Ferdy Marbun tersebut.
"Kami datang ke kantor Camat Medan Barat ini dengan hati yang dingin dan damai. Namun Kepling 1 Ferdy Marbun dan Orangtuanya malahan mengajak ribut di Jalan Budi Pembangunan tersebut," ucap Senti Situngkir (65) kepada wartawan di Jalan Budi Pembangunan Medan, Kamis (21/10/2021).
Baca Juga:
Baca Juga : Geruduk Kantor Lurah Pulo Brayan Kota, Warga Minta Kepling 1 Dicopot
Dia bersama puluhan warga lainnya sudah jelas menolak kehadiran Kepling 1 yang tidak becus kinerjanya "Adapun persoalan warga dan lainnya tidak paham sama sekali. Jadi Kepling 1 telah merusak suasana aman dan kondusif di Lingkungan 1, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat ini," ujarnya.
Baca Juga:
[br] Tak hanya itu, warga yang berdemo menilai sikap Kepling I juga sangat arogan dan tidak disenangi oleh warganya sendiri. " Adanya pengangkatan Kepling I Atas Ferdy Marbun harus ditolak dan diganti dengan sosok yang berkualitas dan mau melayani warga dengan sepenuh hati," sambung Senti.
Sehubungan dengan itu, warga mengaku aksi unjuk rasa akan tetap dilakukan sampai Kepling 1 Ferdy Marbun itu lengser. "Sampai kapanpun warga Lingkungan 1 tetap menolak Ferdy Marbun," tambahnya.
Masih di tempat yang sama, warga lainnya bernama Jan Jan (59) yang ikut aksi unjuk rasa dan diserang oleh keluarga Kepling 1 mengaku kecewa melihat tidak simpatiknya keberadaaan Kepling 1. "Wajar saja warga Lingkungan 1 menolak Ferdy yang belum berpengalaman dalam memberikan pelayanan yang baik kepada warganya sendiri," tuturnya.
Baca Juga : Kepling Harus Lakukan Pendataan Warga
Sementara itu, Ferdy Marbun sendiri mengaku dirinya tetap menjalankan tugasnya melayani warga yang ada di Lingkungan 1. "Yang menolak kehadiran saya itu yang tidak senang dengan kiprah saya sebagai Kepling 1," tandasnya. (BS04)
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda usia 9 tahun (U9) dan usia 11 tahun (U11) meraih juara III bersama pada Piala Ngadima
Olahraga
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pengedar sabu di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pant
Peristiwa
beritasumut.com Lagi istirahat di depan rumah tibatiba dipukul adik iparnya, membuat Erwin (41), warga Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkunga
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pe
Olahraga
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesi
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan strategis di
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa