Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi
Beritasumut.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Dialog Budaya Keagamaan bertajuk Kesultanan Nusantara dan Moderasi Beragama, di Cirebon, Jawa Barat. Kegiatan yang merupakan kerja sama Balitbang Diklat Kemenag dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari yaitu pada 1-3 Juli 2021.
“Acara ini akan melibatkan kesultanan-kesultanan yang ada di Indonesia. Persiapan kegiatan ini telah dilakukan, dan kami berharap Bapak Menteri dapat hadir dalam pembukaan acara tersebut,†ujar Kepala Balitbang Diklat Kemenag Gunaryo saat melaporkan persiapan acara kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Selasa (22/06/2021).
Turut hadir dalam pertemuan bersama Menag, Staf Khusus Menteri Agama Nuruzzaman, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sumanta Hasyim, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (Puslitbang LKKMO) Arskal Salim, Kakanwil Kemenag Jawa Barat Adib, dan Sekretaris Menteri Thobib Al-Asyhar
Baca Juga:
Baca Juga : Pemko Medan Harapkan FKUB Terus Bina Kerukunan dan Keharmonisan Umat Beragama
Gunaryo menuturkan, dialog budaya keagamaan yang diselenggarakan ini merupakan upaya untuk melestarikan ke-Islaman di nusantara. “Bagaimana pun juga, keberadaan Indonesia yang damai, yang telah kita warisi kedamaiannya itu sebenarnya adalah warisan dari bersatunya ulama wal umara yang dimulai pada era kesultanan Islam di Indonesia,†ungkapnya dilansir dari Kemenag.go.id, Selasa (22/05/2021).
Baca Juga:
[br] Dia berharap, melalui pertemuan ini Pemerintah dapat memperoleh masukan pemikiran terkait moderasi beragama dari kesultanan-kesultanan yang ada di Indonesia. “Kesultanan itu masih eksis lho. Setidaknya ada 200an kesultanan di Indonesia. Nah yang masuk dalam Forum Kesultanan sekitar 50an,†jelas Gunaryo.
“Kebetulan Sultan Kasepuhan Cirebon adalah Ketua Forum Kesultanan di Indonesia. Ini kalau kita kumpulkan, kemudian kita dengar suara mereka tentang moderasi beragama yang diprogramkan oleh pemerintah, akan menjadi lebih hebat lagi gaungnya,†imbuhnya.
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon Sumanta Hasyim mengemukakan setidaknya ada dua alasan mengapa Cirebon dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Dialog Budaya Keagamaan. Pertama, Cirebon merupakan salah satu daerah yang memiliki peninggalan khazanah turats terbesar di nusantara. “Di antara semua kesultanan di Indonesia, warisan Turats Kesultanan Cirebon yang terbesar,†jelas Sumanta.
Baca Juga : Pro Aktif Tangkal Radikalisme dan Terorisme, USU Tandatangani MoU dengan BNPT dan PTPN
“Kedua, Cirebon memiliki potensi diaspora tokoh budaya. Kita berharap ini dapat menyumbangkan pemikiran terkait moderasi beragama. Apalagi, saat ini kami bekerjasama dengan Balitbang untuk menerjemahkan Al-Qur’an dalam bahasa Cirebon,†imbuh Sumanta.
[br] Selain persiapan Dialog Budaya Keagamaan, dalam kesempatan tersebut Sumanta juga melaporkan rencana transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Cirebon (UISSI). “Saat ini prosesnya sudah di BAN-PT. Semoga saat Dialog Budaya Keagamaan digelar bisa dilaunching juga oleh Bapak Menteri,†kata Sumanta.
Menag menyambut baik rencana Dialog Budaya Keagamaan tersebut. Menurutnya, dialog ini dapat memberikan perspektif bagi penerapan dan pengembangan moderasi beragama di Indonesia. “Saya kira tepat memilih Cirebon. Karena Kesultanan Cirebon saya rasa dapat menjadi contoh baik bagi kesultanan lainnya. Ini akan memberi perspektif baru dalam memandang budaya dan agama secara bersamaan,†tutur Menag.
“Pesan saya yang terpenting, perhatikan protokol kesehatan (prokes) dalam penyelenggaraan acara tersebut. Pastikan prokes dapat dijalankan dengan baik,†imbuh Menag.
Baca Juga : Kakanwil Kemenag Sumut Ingatkan ASN Jaga Diri dari Korupsi dan Kuatkan Moderasi Beragama
Dialog Budaya Keagamaan ini rencananya akan diselenggarakan secara luring dan daring. Secara luring, perkiraan jumlah peserta sebanyak 62 orang. Sementara 200 lebih undangan lainnya akan hadir secara daring. (BS09)
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan ketenagakerjaan. Kar
Ekonomi
Aliansi Mahasiswa Peduli Masyarakat Sumatera Utara (AMPMSU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolrestabes Medan, Selasa (2/6/2026). Dalam
Peristiwa
Masyarakat yang gerah dengan maraknya peredaran narkoba di Jalan Jermal 7 Ujung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang dan bandar
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di berbagai daerah melalui Balai Besar
Politik & Pemerintahan
Warga Kota Medan kembali gempar. Diskotik sekaligus KTV Krypton yang berlokasi strategis di Jalan Gajah Mada Nomor 53, Kelurahan Babura, Kec
Hiburan
beritasumut.com Insiden pemadaman listrik massal (blackout) yang sempat melumpuhkan aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, k
Ekonomi
beritasumut.com Direktur Akademi PSMS Medan, Legimin Raharjo pemain Bekasi City FC, Iksan Chan dan mantan Pelatih PSPS dan PON Sumatera Ut
Olahraga
beritasumut.comPuluhan mesin judi tembak ikan yang dikendalikan dan dikelola oleh berinisial DS eksis beroperasi penuh 24 jam tanpa jeda di
Peristiwa
beritasumut.com Sidang gugatan eks karyawan terhadap PT Tor Ganda kembali bergulir di Pengadilan Negeri Medan, Senin (11/5/2026). Dalam per
Peristiwa
beritasumut.comDalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, umat Buddha bersama organisasi kemasyarakatan melaksanakan kegiatan penaburan eco e
Cerita Sumut