Kanwil Bank Mandiri Medan Pilih Bungkam Terkait Gugatan PT TSI dan Isu Penarikan Dana Nasabah
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
beritasumut.com - Tim bulutangkis RI dipaksa mundur dari pertandingan All England 2021. Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna kecewa dan membeberkan beberapa fakta.
Ia lantas membeberkan sejumlah fakta perlakuan kepada tim bulutangkis Indonesia yang dinilai tidak adil usai melakukan komunikasi intens baik dengan pihak-pihak terkait dalam dan di Inggris.
"Saya melakukan komunikasi intensif. Tadi pagi saya komunikasi dengan Menteri luar Negeri saya harap agar Menlu segera melakukan supervisi membantu agar paling tidak kita di sana tidak diberlakukan secara diskriminatif," kata Agung dalam jumpa pers di Kantor BPK, Kamis (18/03/2021), seperti dikutip dari detiksport.com.
"Saya ingin membuat pesan positif saja, tidak akan mengganggu hubungan antarlembaga antarnegara tapi saya pikir publik perlu tahu fakta-faktanya," lanjutnya.
Agung Firman Sampurna setidaknya memberikan empat poin soal fakta-fakta bentuk diskriminasi tim bulutangkis Indonesia di All England. Berikut empat poinnya:
1. Tidak diberitahu siapa yang positif dalam satu pesawat
"Pertama kali kita dinyatakan tidak dapat bertanding lagi karena ada dalam satu pesawat, di mana pesawat tersebut ada penderita COVID-19. Namun demikian sampai dengan hari ini tim bulutangkis Indonesia tidak diberitahu siapakah penumpang pesawat tersebut yang katanya telah berinteraksi dengan 24 orang," katanya.
"Bayangkan ada satu orang berinteraksi dengan 24 orang. Ini sudah tidak masuk akal. Siapa penumpang pesawat tersebut yang terkena COVID-19," tambahnya.
2. Tim bulutangkis dari Turki masih boleh bertanding
"Pada saat yang sama, dalam pesawat yang sama, ada pemain dan pelatih dari Turki. Ini dari informasi yang saya terima dan mereka tetap boleh bertanding. Itu fakta," tegas Agung.
[br] 3. Tim bulutangkis Indonesia sudah dites PCR dan divaksin
"Fakta berikutnya, persiapan yang tim bulutangkis Indonesia lakukan di Indonesia sangat maksimal terkait protokol kesehatan. Seluruh pemain, pelatih dan ofisial yang berangkat ke Inggris bukan hanya dites PCR tapi juga sudah vaksinasi dua kali. Jadi persiapan Indonesia sudah sangat baik dan cukup. Menurut pendapat saya," paparnya.
4. Tim bulutangkis Indonesia lagi menang terus
"Fakta ketiga bahwa para pemain Indonesia semuanya menang. Khususnya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang kemarin hakim garisnya dari Inggris, dan mereka di fault 11 kali. Padahal supaya objektif, hakim garis itu tidak merupakan salah satu bagian pemain yang bertanding. Tak ada tuduhan ya. Tapi fakta," tutup Agung.
(dtc)
Sengketa KMK ratusan miliar PT Toba Surimi Industries dengan Bank Mandiri mencuat setelah dugaan tanda tangan nonidentik pada 54 cek.
Peristiwa
Warga Medan resah dengan dua proyek perumahan elite yang diduga tanpa PBG. Pemko Medan didesak menghentikan pembangunan dan menindak tegas.
Peristiwa
beritasumut.com Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menjenguk seorang anak korban kekerasan fisik asal Kabupaten Dairi y
Kesehatan
Pengacara lima pengurus Kelenteng O Bin Ciong Kun soroti dugaan kejanggalan penetapan tersangka kasus pengerusakan plang di Medan.
Peristiwa
Pembangunan perumahan mewah di Medan Tembung disorot warga karena diduga jumlah unit tak sesuai PBG dan berpotensi memicu banjir.
Peristiwa
Sidang perdana gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri digelar di PN Medan. Tergugat disebut tak hadir, perkara terdaftar nomor 879/Pdt.G/2026/
Peristiwa
CitraLand dukung pendidikan di Deli Serdang melalui pembangunan fasilitas SDN 106810 Sampali, sementara Bupati menargetkan 2028 tak ada seko
Pendidikan
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda meraih juara III setelah menang dramatis melalui adu pinalti 32 saat berhadapan dengan
Olahraga
beritasumut.com Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), banyak orang bertanya Apakah fotografer profesional akan ter
Sosok
beritasumut.com Kegiatan Pameran Foto Prahara Pulau Emas Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan bersama Mata Waktuyang digelar di Atrium Plaza
Pendidikan