Ekonomi

Wali Kota Medan Hadiri Penyaluran BT PKLW dari Pemerintah Pusat



Wali Kota Medan Hadiri Penyaluran BT PKLW dari Pemerintah Pusat
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Wali Kota Medan Bobby Nasution menghadiri acara penyaluran Bantuan Tunai bagi Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT PKLW) di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Kamis (09/09/2021). Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Menteri Perekonomian RI Airlangga Hartato dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada para PKLW.

Bantuan Tunai bagi PKLW ini merupakan pemberian dari Pemerintah Pusat untuk membantu pedagang di masa Pandemi Covid-19 yang penyalurannya dilakukan oleh institusi TNI-Polri. Adapun total bantuan yang diterima PKL dan pemilik warung adalah sebesar Rp. 1,2 juta. Dalam kegiatan ini juga Polri memperkenalkan sistem IT Penyaluran BT PKLW, dimana dalam sistem ini diatur terkait prosedur dan mekanisme mulai dari awal sampai akhir hingga para PKL dan pemilik warung bisa mendapatkan bantuan yang disampaikan oleh Kepala Pusat Keuangan Polri.

Selain Wali Kota Medan dalam kegiatan ini hadir juga Gubsu Edy Rahmayadi, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Pangkogabwilhan I Laksda TNI Muhammad Ali, Wakil Gubsu Musa Rajekshah, para anggota Komisi 1 DPR RI, pimpinan badan dan lembaga terkait dan unsur Forkopimda Sumut serta Kota Medan turut mendampingi kedatangan kedua menteri kabinet Indonesia Maju yang hadir dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kota Medan tersebut.

Baca Juga : Menko Perekonomian RI Salurkan Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta untuk Masing-masing Pedagang Kaki Lima dan Warung di Medan

Dikatakan Menteri Perekonomian, kedatangannya bersama Menteri Keuangan merupakan instruksi Presiden RI Joko Widodo untuk melihat dan memastikan operasional pembagian BT PKLW di lapangan. Untuk penyalurannya agak lebih efektif dan tepat sasaran Pemerintah melibatkan TNI-POLRI. "Alhamdulillah, hari ini anggaran dan regulasinya dapat diterapkan di Kota Medan. Diharapkan, bantuan bagi PKL dan pemilik warung ini dapat membantu akibat dampak pandemi Covid-19 yang melanda," kata Airlangga.


Tag: