Senin, 15 Juni 2026

Alani Sinamot, Bidan PTT Terancam Gagal Nikah

Selasa, 00 0000 00:00 WIB
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

STM Hilir, (beritasumut.com)

Hanya gara-gara uang sinamot (tuhor ni boru) yang diserahkan kurang, Dirjon Silalahi (22) warga Desa Mariendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, terancam gagal mempersunting Mira Br Simbolon (21) bukan nama sebenarnya, seorang Bidan Pegawai Tidak Tetap di Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam pertemuan antara pihak keluarga penganten laki-laki dan wanita, Ahad (18/11/2012), terjadi perdebatan sengit antara orang tua Mira dengan parhata (juru bicara) dari pihak Dirjon. Orang tua Mira meminta sinamot yang harus diserahkan pengantin laki-laki harus sebesar Rp15 juta.

Baca Juga:

Sinamot Rp15 juta itu belum termasuk ongkos antar jemput keluarga pihak wanita, karena pesta adatnya nantinya dilangsungkan di rumah pihak laki-laki. Perbincangan yang dipandu K Tumorang selaku parhata dari pihak pengantin laki-laki sempat menjadi tontonan kedua pihak keluarga.

Walaupun sudah tiga jam dilaksanakan, belum ditemukan titik terang. Sedangkan kemampuan keluarga Dirjon hanya mampu memberikan sinamot sebesar Rp9 juta.

Baca Juga:

“Sinamot gunanya untuk membayar adat, membeli kain/ulos tulang (paman) dan membayar ongkos keluarga pengantin wanita dari kampung. Sedangkan jambar untuk dibagikan kepada hula-hula, anak boru, pengetuai, raja nihuta, raja dongan tubu dan untuk pemerintah desa,” ucap Tumorang dalam pertemuan itu.

Walaupun penggunaan uang sinamot sudah dijelaskan pihak laki-laki secara mendetail, namun pihak keluarga perempuan tetap saja menolak permohonan itu. Melihat negosiasi yang begitu alot, tiba-tiba Mira langsung berdiri dan angkat bicara.

“Jangan hanya gara-gara sinamot kurang maka pernikahan kami gagal. Kuminta kepada keluarga agar tidak mempersulitnya sebab hubungan kami sudah tidak dapat dipisahkan lagi. Bila sinamot yang diberikan itu tidak diterima, maka Bapak dan Mamak agar tidak menyesal nanti saya akan bunuh diri,” ancam Mira.

Mira kembali menegaskan agar keluarganya tidak lagi mempermasalahkan jumlah uang sinamot karena mereka tidak bisa dipisahkan lagi. Selain itu, Mira juga meminta kedua orang tuanya menyadari, bahwa dirinya mendapatkan pekerjaan Bidan PTT, tidak terlepas dari bantuan Dirjon.

Mendengar perkataan Mira itu, akhirnya pihak keluarga perempuan menerima usulan yang disampaikan pihak laki-laki dan dilanjutkan dengan makan bersama sambil menyerahkan uang sinamot kepada orang tua Mira. (BS-028)

beritaTerkait
Australia Juara Piala AFF U-19 2026, Sumut Sukses Tunjukkan Kapasitas Tuan Rumah Internasional
Momentum Perayaan Waisak 2570 BE, Rico Waas Ajak Warga Medan Rawat Harmoni dan Tebar Kedamaian
Gandeng Aparat Penegak Hukum, Pemprov Sumut Perkuat Pengawasan dan Penertiban Tambang Ilegal
Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan
Diduga Jadi Markas Judi dan Penyalahgunaan Narkoba, Warga Desak Aparat Tindak Lokasi di Jalan Fachrudin Lubukpakam
Judi Tembak Ikan AB Eksis di Wilkum Polsek Hamparan Perak
komentar
beritaTerbaru
hit tracker