Senin, 24 Agustus 2026

Rendang Kemasan Lauk Favorit Calhaj Asal Sumut

Sabtu, 06 September 2014 23:02 WIB
Rendang Kemasan Lauk Favorit Calhaj Asal Sumut
Rendang kemasan. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Rendang kemasan tampaknya menjadi salah satu lauk favorit jamaah calon haji (Calhaj) asal Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu terlihat dari meningkatnya permintaan rendang kemasan setiap musim haji tiba.

Mery Festi, merupakan seorang pengusaha rendang kemasan yang mengaku omzetnya kembali melonjak musim haji kali ini.

Ditemui di lokasi usahanya di Jalan Panglima Denai, Kota Medan, Sabtu (6/9/2014), Mery menuturkan, pada musim haji kali ini permintaan meningkat sekitar 60 persen dibanding bukan musim haji.

Akibat melonjaknya permintaan, Mery harus menambah orang untuk membantu pembuatan rendang kemasan.

Rendang menjadi salah satu alternatif lauk tambahan bagi jamaah haji  selama berada di Tanah Suci. Peluang itulah yang dilihat Mery saat pertama kali melakoni usaha rendang pada 2008 silam.

Kala itu Mery melihat di televisi ada masalah makanan di Makkah. Lalu ia bilang ke suami, bagaimana jika kita membuat usaha rendang daging yang tahan hingga setahun. Sang suami lalu bilang, “Silakan buat kalau memang mau.”

Mery pun banting setir meninggalkan bisnis konveksi ke bisnis pembuatan rendang daging sapi. Pilihannya ternyata tepat.

Rendang dengan merek Yugo buatannya kini menjadi salah satu pilihan makanan khas yang dibawa jamaah haji.

Ketika bukan musim haji, makanan ini pun tetap diminati, karena Mery juga menjualnya di toko roti di Kota Medan.

Bahkan, produksi Mery telah sampai ke negara-negara lain seperti Malaysia, Singapura, Belanda dan Hongkong.

Rendang Yugo produksi Mery cukup unik, karena dagingnya tidak seperti rendang pada umumnya. Dalam pembuatannya daging sapi diiris atau disuir setelah difresto, baru kemudian dimasak.

Setelah bumbu meresap ke dalam daging, hasil olahan ini pun ditiriskan di atas wadah bambu, sampai minyak yang masih melekat di antara rendang terpisah.

Setelah kering, rendang daging sapi yang bentuknya sudah seperti abon ini pun siap dikemas untuk selanjutnya disantap.

Satu kemasan rendang dengan berat 2 ons dijual dengan harga antara Rp45 ribu hingga Rp50 ribu.

Rendang buatan Mery ini tanpa pengawet dan mampu bertahan hingga setahun. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal
IMM Desak Kapolda Sumut Mundur
Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo
Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan
Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama
Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker