Minggu, 03 Mei 2026
Peringatan 3 Tahun Wafatnya Tengku Nurdin

Wagub Sumut: Cita-cita Almarhum Ayah Ada di Pundak Saya

Rabu, 19 Februari 2014 01:38 WIB
Wagub Sumut: Cita-cita Almarhum Ayah Ada di Pundak Saya
Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi didampingi ibunda Tengku Rafiah dan istri Evi Diana menyantuni anak yatim. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Genap 3 tahun almarhum Tengku Nurdin berpulang kepangkuan Sang Khalik. Meski telah tiada, cita-cita almarhum tidak pupus seketika. Cita-cita luhur membantu kaum lemah dititipkan di pundak sang anak paling bungsu, Tengku Erry Nuradi yang kini menjabat Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut).

Hal itu diungkapkan Wagub Sumut dalam acara sedekah dan kirim doa memperingati 3 tahun wafatnya sang ayah, almarhum Tengku Nurdin di kediaman ibunya di kawasan Jalan Hayam Wuruk No 54, Medan, Selasa (18/2/2014). Hadir sejumlah kerabat, tokoh agama dan puluhan anak yatim dan piatu dari Yayasan Zending Islam, Jalan Sisingamangaja, Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Erry bercerita sepenggal memori tentang Sang Ayah selaku pejuang kemerdekaan. Sebagai pejuang, almarhum turut angkat senjata dan tidak jarang terpaksa meninggalkan keluarga dalam tempo tertentu. Semua itu dilalui dengan tabah demi kemerdekaan.

Pasca kemerdekaan, almarhum pernah ditugaskan sebagai Asisten Atase Militer di Konsulat Jenderal RI di Singapura pada Tahun 1955. Semua anggota keluarga ikut mandah ke negara tetangga tersebut.

“Bang Rizal dan Bang Burhanuddin yang sebelumnya sudah sekolah di SD Methodist English School di Jalan Hakka, Medan, terpaksa harus pindah sekolah. Kedua abang saya kemudian didaftarkan ke Singapore American School, sekolah internasional dengan pengantar bahasa American English untuk anak para diplomat dan warga asing di Singapura. Sekolah ini berada di ujung Holland Road, sekitar 10 kilometer dari Konsulat Jenderal RI di Asian Building. Tahun-tahun berikutnya, kakak saya Tengku Rafina Nurdiaty dan Tengku Sofia Hanum juga mulai sekolah,” kenang Erry.

Lebih lanjut Erry berkisah, selama di Singapura, keluarga Tengku Nurdin sempat empat kali berpindah rumah. Pertama di Willis Road kemudian ke Margolis Road, Lewis Road dan terakhir di Second Avenue (Bukit Timah Road). Sewaktu tinggal di Lewis Road, rumah mereka dihantam banjir sampai dua meter.

“Sebagai militer, orangtua saya sangat tegas kepada kami. Hal utama yang ditanamkan adalah disiplin. Tetapi cita-cita almarhum adalah membatu kaum lemah dan benci dengan penindasan,” kenang Erry.

Sebagian cita-cita almarhum telah ditunaikan. Sedang sebagian lagi tak sempat tercapai dengan sempurna yakni membantu dan mengangkat harkat dan martabat kaum lemah.

“Sekarang cita-cita itu berada di pundak saya. Cita-cita ini bukan sebuah keinginan sederhana, tetapi tidak juga berat jika semua kalangan mau membantu. Apa yang saya miliki saat ini adalah buah dari kedisiplinan yang ditanamkan orang tua sejak kecil,” ujar Erry.

Dalam kesempatan tersebut, Erry tidak lupa menularkan semangat dan disiplin tinggi kepada puluhan anak yatim dan piatu yang hadir.

“Kalau mau berhasil, tanamkan disiplin sejak dini. Jangan malu dan gengsi karena tinggal di panti asuhan. Banyak pejabat dan orang hebat yang dulunya tinggal di panti asuhan. Mulai saat ini, tekun belajar dan raih cita-cita,” imbau Erry.

Peringatan 3 tahun wafatnya Tengku Nurdin diakhiri dengan makan bersama, penyerahan sedekah dan ditutup doa.

Almarhum Tengku Nurdin sendiri lahir di Perbaungan, 6 November 1923 dan mangkat di usia 88 tahun pada 18 Februari 2010 lalu. Meninggalkan seorang isteri, Tengku Rafiah dan 7 orang anak. Dua anak almarhum menjadi pemimpin Sumut yakni almarhum Mayor Jenderal TNI Rizal Nurdin Gubernur Gubernur Sumatera Utara ke 14, menjabat dua periode yakni 1998 hingga 5 September 2005 dan Tengku Erry Nuradi Wakil Gubernur Sumatera Utara Periode 2013-2018. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
DPRD Medan Belum Ada Komunikasi Dengan Wagub Sumut Soal Pj Wali Kota
Kejagung Periksa Wagub Sumut Tengku Erry Nuradi Kasus Bansos
KPK Tetapkan Gubernur Sumut dan Istri Mudanya Tersangka, Wagub Imbau Masyarakat Berdoa
Halal Bi Halal di Rumah Dinas Kajati, Wagub Sumut Sebut Kebersamaan Adalah Anugerah
Listrik Masih Padam, Wagub Sumut Panggil PLN
Wagub Sumut Harapkan Pembangunan Desa Sesuai Nawa Cita
komentar
beritaTerbaru
hit tracker