Rabu, 19 Agustus 2026

Karang Taruna Madina Netral dan Bukan Kendaraan Politik Pilkada

Minggu, 07 Juni 2015 16:10 WIB
Karang Taruna Madina Netral dan Bukan Kendaraan Politik Pilkada
M Saima Putra
Ketua Karang Taruna Madina Al Hasan Nasution.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagai organisasi sosial kepemudaan yang berorientasi dalam pembinaan generasi muda (Naposo Nauli Bulung) dan penanganan permasalahan sosial secara tegas menyatakan tidak ikut terseret-seret dalam ajang politik praktis, apalagi ikut dalam dukung mendukung secara organisatoris calon bupati yang berlaga menjelang pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember nanti.

Hal itu disampaikan Ketua Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) Kabupaten Mandailing Natal Al Hasan Nasution didampingi pengurus Harun Hendra Sahlan, M Ridwan Nasution, Abdul Majid Nasution, Aswan Lubis, Nurhakimah Lubis, Melliyani Nasution, Erna Sari, Nurmalinda, Khairun Rizky di Kantor Karang Taruna, Jalan Madrasah No 4, Dalan Lidang, Panyabungan, Ahad (7/6/2015). 

Dijelaskan sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor: 77/2010 dan Peraturan Mendagri No: 05/2007 ditegaskan bahwa organisasi Karang Taruna merupakan organisasi independen, netral, non partisan dan tidak berpolitik praktis.

Lebih lanjut ditambahkan, Karang Taruna Madina tidak benar telah mendukung calon bupati tertentu dan dijadikan kendaraan politik menjelang Pilkada Madina. 

"Perlu saya luruskan bahwa Karang Taruna secara organisasi tetap istiqamah netral dan bukan menjadi mesin politik dari elit tertentu dan kita tidak pernah mendukung siapapun yang akan maju menjadi calon bupati," jelas Al Hasan Nasution yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMMAN) ini.

Terkait beredarnya isu tentang keberpihakan Karang Taruna dalam Pilkada Madina, ditegaskan Al Hasan bahwa itu adalah berita yang tidak benar dan klaim sepihak dari oknum yang tidak bertanggungjawab. 

"Karang Taruna secara organisasi tidak pernah mengeluarkan surat dukungan yang saya tanda tanda tangani selaku Ketua dan distempel resmi untuk calon bupati tertentu dan  kita secara institusi tidak pernah hadir dalam acara deklarasi dukungan calon bupati siapa pun," jelasnya.

Diakui Al Hasan, dirinya pernah dipertanyakan hal tersebut dari pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan dan desa, tetapi telah diklarifikasi secara detail. 

"Kita telah instruksikan ke seluruh pengurus karang taruna tingkat kecamatan/desa bahwa karang taruna sekabupaten Madina tetap pada posisi netral dan tidak terlibat dalam mendukung calon bupati dengan membawa nama dan atribut organisasi," tegasnya. 

Tapi kalau secara individu, Al Hasan tidak bisa melarang hak politik kader untuk menentukan pilihan  politiknya secara pribadi, imbuh Al Hasan yang juga mantan Ketua Umum PC PMII Padangsidimpuan-Tapsel ini.

"Karang Taruna hanya fokus kepada pembinaan kepemudaan dan sosial. Soal dukung mendukung pasangan calon, itu tidak pas, karena orang-orang di dalam Karang Taruna ini semua partai ada," pungkasnya. (BS-026)

Tags
beritaTerkait
Duo Nasution Menang Pilkada Madina
Dahlan Hasan Nasution-Muhammad Jafar Sukhairi Nasution Sementara Unggul di Pilkada Madina
Titah Perdana Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan: PNS Harus Jaga Netralitas
Pilkada Madina, PNS Harus Netral
Mendagri Keluarkan 3 Instruksi Sukseskan Pilkada Serentak Netral
KPU Madina Tetapkan Saparuddin-Miswaruddin Nomor Urut 3
komentar
beritaTerbaru
hit tracker