KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Sepanjang 2026, Persekongkolan Tender Mendominasi
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
Beritasumut.com-Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Jazuli Juwaini, meminta pemerintah agar segera menstabilkan harga barang-barang kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional menjelang datangnya bulan Ramadhan.
Jazuli menilai, fenomena tingginya harga bahan pokok dapat menganggu ketenangan ummat dalam menjalankan ibadah puasa. Sehingga, pemerintah perlu serius untuk mengatasinya sedini mungkin menjelang ramadhan. "Pemerintah harus tanggap dan proaktif mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok. Persoalannya harga bahan-bahan pokok utama, seperti bawang, cabe, gula, daging ayam dan daging sapi mulai merangkak naik jelang Ramadhan ini," ungkap Jazuli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (03/06/2016).
Dia menjelaskan, sudah menjadi aktivitas rutin bahwa setiap Ramadhan, konsumsi masyarakat sudah pasti meningkat 40-60 persen dibandingkan hari biasa. "Oleh karena itu, jika respon Pemerintah tidak cepat dan tepat, lalu harga-harga melambung tentu akan sangat memberatkan masyarakat," jelas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Banten III ini.
Baca Juga:
Untuk itu, Fraksi PKS mendesak pemerintah agar melakukan beberapa langkah demi menekan tingginya harga kebutuhan pokok tersebut. "Pertama, jika terjadi kenaikan harga yang tidak terkendali, maka pemerintah harus siap dengan kebijakan operasi pasar. Kedua, pemerintah harus memastikan semua pasokan bahan-bahan pokok utama tersebut selama bulan suci Ramadhan tersedia. Ketiga, pemerintah harus mengamankan semua jalur distribusi bahan-bahan kebutuhan pokok hingga menjelang hari Raya Idul Fitri, papar Jazuli.
Selanjutnya dia menjelaskan, "Langkah keempat, pemerintah harus menjamin adanya penegakan hukum bagi pihak-pihak yang melakukan tindakan-tindakan yang merugikan, baik di tingkat petani maupun masyarakat," jelasnya. Dengan demikian, Fraksi PKS DPR RI ini berharap pemerintah lebih cermat dan tepat dalam memenuhi pasokan dan menstabilkan harga. (BS02)
Baca Juga:
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda usia 9 tahun (U9) dan usia 11 tahun (U11) meraih juara III bersama pada Piala Ngadima
Olahraga
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pengedar sabu di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pant
Peristiwa
beritasumut.com Lagi istirahat di depan rumah tibatiba dipukul adik iparnya, membuat Erwin (41), warga Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkunga
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pe
Olahraga
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesi
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan strategis di
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa