Sabtu, 26 September 2026

Aliansi Sumut Bersatu: Jadikan Medan Kota Inklusi Sosial

Minggu, 22 Mei 2016 00:33 WIB
Aliansi Sumut Bersatu: Jadikan Medan Kota Inklusi Sosial
beritasumut.com/BS07
Media Gathering yang diselenggarakan Aliansi Sumut Bersatu (ASB).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Aliansi Sumut Bersatu (ASB) berharap Kota Medan akan menjadi kota inklusi sosial, terutama bagi penganut agama leluhur. Hal ini disampaikan Veryanto Sitohang, Pendiri ASB dalam Media Gathering 'Peran Media dalam Mewujudkan Kota Inklusi BagiPenganut Agama Leluhur' di Hotel Grand Antares, Sabtu (21/05/2016).
 
Menurur Very, harusnya Medan menjadi kota yang ramah, terutama bagi penganut agama leluhur. Inklusi sosial yang dimaksud adalah keadaan di mana martabat dan kemandirian individu sebagai modal utama untuk mencapai kualitas hidup yang ideal.
 
Very juga menambahkan inklusi sosial menjadikan semua warga negara mendapatkan hak-hak konstitusional yang setara. "Tidak melihat dia penganut agama leluhur atau tidak," tambahnya.
 
Menurut Very hingga kini penganut agama leluhur mendapat kesulitan dalam pemenuhan hak-hak konstitusional berupa administrasi kependudukan, dimana penganut agama leluhur diminta untuk memilih salah satu agama untuk dicantumkan dalam KTP. "Selain itu juga kesulitan mendapat pekerjaan karena penganut kepercayaan," ujarnya.
 
Kini ASB bersama beberapa LSM lainnya di Indonesia sedang melakukan riset dan advokasi agama leluhur di Indonesia di bawah naungan Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI. (BS07)

Tags
beritaTerkait
Pesta Gol di Stadion Utama Sumut, PSMS Libas Persiku 6-0
Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut
PSMS Tertahan Sumsel United 2-2, Eko Purdjianto: Kami Lengah
Misnan Aljawi: Jika Orang Baik Tak Berpolitik, Maka Orang Jahat yang Akan Berkuasa
Kendala Kabut Asap, Laga PSMS di Markas Sumsel United Dimajukan Jadi Sore
Wamenkes dan Wamendagri Kunjungi Layanan Tuberkulosis di RS Adam Malik
komentar
beritaTerbaru
hit tracker