Minggu, 03 Mei 2026

Bermasalah, Pelantikan Bupati Simangulun Harus Diperjelas

Kamis, 07 April 2016 20:44 WIB
Bermasalah, Pelantikan Bupati Simangulun Harus Diperjelas
Beritasumut/Ilustrasi
Simalungun
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) mengaku kalau pihaknya telah menerima surat keputusan (SK) Mendagri terkait Kepala Daerah (Kdh) terpilih yakni Simalungun, Bupati Karo dan Wali Kota Gunung Sitoli.

Menyinggung soal Simalungun yang akan dilantik bupatinya sendiri karena wakilnya bermasalah dengan hukum, Pengamat pemerintahan di Sumut, Muryanto Amin mengatakan hal itu juga harus diperjelas aturannya. Apakah bupati Simalungun terpilih, JR Saragih bisa langsung mengusulkan wakilnya yang baru, atau seperti apa mekanisme selanjutnya, mengingat tidak akan mungkin bupati menjalankan roda pemerintahan seorang diri hingga periode jabatannya berakhir.

"Sebenarnya kita memang tidak tahu bagaimana aparat hukum kita memandang status bupati Simalungun ini, karena sebelum pilkada sudah ada keputusan yang inkrah, tapi tetap dilanjutkan. Makanya, kalau pun dilantik memang sebaiknya hanya bupatinya saja," terang ujar Muryanto kepada beritasumut.com Kamis (07/04/2016).

"Sementara untuk aturan pengangkatan wakil dan sebagainya ini kan belum ada aturannya. Makanya ini juga sebaiknya diperjelas seperti apa aturannya nanti juga mekanismenya, jangan sampai nanti menjadi polemik baru," pungkasnya menambahkan.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker