Rabu, 06 Mei 2026

Pemko Medan Belum Putuskan Langkah Penanganan Eks Gafatar

Rabu, 06 April 2016 15:29 WIB
Pemko Medan Belum Putuskan Langkah Penanganan Eks Gafatar
beritasumut.com/BS03
Plt Gubsu Erry Nuradi bersama warga Sumut eks Gafatar, belum lama ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 127 orang ataua 33 KK yang sempat tergabung dalam Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan warga Kota Medan. Namun, hingga saat ini Pemko Medan belum memutuskan terkait langkah apa yang akan diambil pascapembinaan Gafatar.

Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, mengatakan, Pemko Medan masih membahas dan akan memberikan fasilitas penjemputan dari tempat penampungan yang kini ditangani oleh Pemprov Sumut. Selanjutnya, Pemko akan mengantarkan para korban tersebut ke kekuarganya. "Nanti secara formal akan diserahkan dari Pemprovsu ke pemerintah kabupaten/kota. Sabtu ini," katanya, kepada wartawan di Rumah Dinas Walikota Medan, Rabu (06/04/2016).

Ditanya soal apakah ada upaya Pemko Medan setelah mereka dipulangkan, seperti soal pekerjaan dan kehidupan selanjutnya, Akhyar menjawab soal itu nanti akan dibicarakan. "Kalau itu nanti lah ya dulu, kan masih ada keluarganya," katanya.

Akhyar mengatakan soal pendataan, Pemko Medan sudah menyiapkannya. Masyarakat yang ia sebut sebagai korban konflik itu juga sudah siap dipulangkan ke keluarganya masing-masing. "Kita juga telah menghubungi keluarganya. Paling tinggal 1 atau 2 yang intensif agar mereka mau menerima kembali," ucapnya.

Kepala Kesbangpolinmas Kota Medan Ceko Wakhda Ritonga, mengatakan, besok (07/04/2016), pihaknya kembali akan membahas mengenai penanganan eks Gafatar tersebut bersama Pemprov Sumut. "Hasil rapat sebelumnya dengan Pemprov Sumut bahwa kabupaten/kota hanya akan memfasilitasi kepulangan 33 KK itu ke kekeluarganya setelah diserahkan nantinya oleh Pemprovsu," ujarnya.(BS01)

Tags
beritaTerkait
 Panglima TNI : Wanita TNI Bagian dari Patriot NKRI
Seskoau Selenggarakan Seminar Nasional Kaji Potensi Ancaman ALKI I
Hadiri Konfercab PA GMNI, Wakil Walikota Gunungsitoli: Marhaenisme Penjaga NKRI
Kecam Pernyataan Veronica Koman di Medsos, Ferdinand Hutahaean Sebut Wanita Ini Pengkhianat NKRI
Panglima TNI : Jangan Biarkan Persatuan dan Kesatuan Hilang
Papua Bagian Sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia
komentar
beritaTerbaru
hit tracker