Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Komunitas Anak Medan Kompak (AMK) Sedunia mengulosi pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Nomor Urut 2 Ramadhan Pohan dan Eddie Kusuma (REDI) saat acara malam tembang kenangan bersama Nur Afni Octavia di Hotel Grand Kanaya, Medan, Jumat (6/11/2015) malam.
AMK Sedunia adalah Komunitas yang aktif di media sosial Facebook yang beranggotakan 26.965 orang. Pendiri AMK Sedunia yakni Syahlan Gonjes Siregar, Ahmad Firdausi, Dedi, Antony Hutapea, Rahudman Harahap, Gus Irawan Pasaribu.
Grup Facebook AMK Sedunia sendiri aktif dalam memposting isu tentang Pilkada Kota Medan. Maka dari itu, pihak panitia sengaja mengundang Ramadhan dan Eddie.
"Dulu angggota AMK Sedunia mencapai 50.000 di Facebook, namun dihack, sehingga harus buat baru lagi. Sekarang jumlah anggotanya sudah hampir 27.000 orang. AMK Sedunia juga sudah dibuat aktenya dan berbadan Hukum. Dan terima kasih Pak Ramadhan dan Eddie yang datang ke acara AMK Sedunia," jelas Ketua AMK Sedunia Syahlan di depan tamu undangan.
Usai Ketua Umum AMK Sedunia memberikan kata sambutan, Ramadhan dan Eddie kemudian diulosi anggota AMK Sedunia yang juga Tokoh Sumatera Utara, Yopie S Batubara.
"Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan dan pemberian ulos dari AMK Sedunia, ini kehormatan bagi kami. Ulos ini sangat besar artinya dalam memasuki pertarungan Pilkada Medan. Kami cinta dengan Medan, itu yang membuat kami ingin mengubah Kota Medan menuju kemajuan," ujar Ramadhan didampingi Eddie.
Menurutnya, kota besar lainnya seperti, Pekanbaru, Makassar, Padang, Palembang dan Bandung sudah berubah menjadi kota maju dan nyaman. Ramadhan menegaskan, sebentar lagi Medan juga masuk ke kancah perubahan yang lebih baik.
"Tidak hanya dinas, kecamatan dan kelurahan. Komunitas di Kota Medan juga akan ikut menentukan arah pembangunan Kota Medan. Termasuk AMK Sedunia juga akan berkontribusi langsung membangun Kota Medan," pungkas Ramadhan.
Usai memberikan kata sambutan, kemudian Ramadhan bernyanyi bersama penyanyi kelahiran Medan, Nurafni Octavia yang tenar pada era 1970-an hingga 1980-an. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar