Senin, 27 April 2026

1.473 Warga Kurang Mampu di Medan Petisah Terima KIS

Jumat, 16 Oktober 2015 10:35 WIB
1.473 Warga Kurang Mampu di Medan Petisah Terima KIS
Istimewa
Askesmas Erwin Lubis menyerahkan KIS.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Penjabat Wali Kota Medan diwakili Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Erwin Lubis membagikan 1.473 Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada warga di Kecamatan Medan Petisah, Kamis (15/10/2015). 

Dengan KIS ini diharapkan warga, terutama yang kurang mampu mendapatkan pelayanan kesehatan.

Penyerahan KIS dilakukan di halaman Kantor Camat Medan Petisah, Jalan Iskandar Muda. Hadir Kepala Unit Kepesertaan BPJS Kesehatan Medan Rosmayanti Nasution, Camat Medan Petisah Rahmat Harahap, Kepala Puskesmas Bestari selaku ketua panitia dr Indra Gunawan, unsur Muspika Kecamatan Medan Petisah, lurah serta kepala lingkungan.

Erwin Lubis menjelaskan, KIS merupakan salah satu program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan. 

KIS ini harus dapat bermanfaat dan membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu dalam  mendapatkan pelayanan kesehatan melalui rujukan berjenjang berdasarkan dan atas indikasi medis.

Mantan Kadis Pertamanan ini selanjutnya menjamin dan memastikan masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

"Untuk itu saya berharapm agar kartu ini terdistribusi secara ketat dan tepat pada sasarannya yakni keluarga tidak mampu yang ada di Kota Medan. Dengan demikian mereka dapat menjangkau akses terhadap pelayanan kesehatan jika dibutuhkan," kata Erwin.

Atas dasar itulah Erwin meminta camat beserta jajarannya dan pihak BPJS Kesehatan untuk mendata secara seksama lebih lagi. Dia ingin masyarakat yang kurang mampulah yang benar-benar mendapatkan KIS. 

"Saya tidak ingin kita salah mendata, sehingga KIS yang diberikan ini salah sasaran," pesannya.

Kepada penerima KIS, Erwin mengingatkan untuk menggunakan sebaik-baiknya bila dibutuhkan dan ikuti mekanisme yang berlaku. 

Meski demikian Erwin berpesan untuk selalu menjaga kesehatan, sebab mencegah lebih baik daripada mengobati. Pola kehidupan sehat itu sangat penting terutama anak-anak. Jika derajat kesehatan di Kota Medan tinggi, maka pembangunan dapat berjalan lancar, paparnya.

Selain Kecamatan Medan Petisah, penyerahan KIS juga dilakukan di seluruh kecamatan di Medan.  Karena itulah Erwin kembali mengingatkan camat supaya berperan lebih aktif lagi, untuk mendata warganya yang kurang mampu agar mendapatkan KIS. Kemudian minta seluruh rumah sakit membuka akses untuk melayani dan tidak membedakan pelayanan kepada masyarakat kurang mampu.

"Jangan pernah mengabaikan dan tidak melayani mereka (warga kurang mampu). Kita bekerja harus bersifat sosial dan saling membantu," tegas Erwin.

Sebelumnya Kepala Unit Kepesertaan BPJS Kesehatan Medan Rosmayanti Nasution menyatakan, kepesertaan KIS akan sama pelayanannya dengan kepesertaan BPJS lainnya seperti mandiri dan pegawai.

"Sistemnya sama saja dengan kepesertaan BPJS Kesehatan lainnya. Jika perlu rujukan ke rumah sakit tetap kunjungan ke puskesmas. Pemakaian KIS dapat dilakukan dimana saja, baik di klinik, puskesmas atau di rumah sakit manapun," jelas Rosmayanti.. 

Sedangkan Camat Medan Petisah Rahmat Harahap memaparkan, pihaknya bekerja sama dengan BPJS telah mendata jumlah warga tidak mampu di Kecamatan Medan Petisah. 

"Melalui KIS ini diharapkan seluruh warga kurang mampu mendapatkan pelayanan kesehatan, sehingga derajat kesehatan warga di Kecamatan Medan Petisah meningkat lagi ke depannya," ujar Rahmat. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Seminar Entrepreneur Bersama Pindi Kisata
Besok, Pindi Kisata Akan Berbagi Kiat Sukses di Medan
Hari Pertama Masuk Sekolah di Kisaran, Orang Tua Ramai Antar Anaknya
Siswa Baru Semangat Ikuti PLS di Hari Pertama Sekolah
Mulai 1 Juli, Terlambat Bayar Peserta JKN KIS Akan Dikenakan Denda
Humas RSU Pirngadi Luruskan Pendapat Humondang Yang Menilai BPJS Kejam
komentar
beritaTerbaru
hit tracker