Jumat, 17 April 2026

Lanal Tarakan Resmi Jadi Lantamal XIII Tarakan

Jumat, 14 Agustus 2015 00:13 WIB
Lanal Tarakan Resmi Jadi Lantamal XIII Tarakan
TNI AL
KSAL Laksamana Ade Supandi meningkatkan Pangkalan Angkatan Laut Tarakan Kelas B menjadi Pangkalan Utama Angkatan Laut Kelas A. Perubahan ini di tandai dengan penekanan tombol sirene pembukaan tirai selubung papan nama Pangkalan Utama Angkatan Laut XI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi meningkatkan Pangkalan Angkatan Laut Tarakan Kelas B menjadi Pangkalan Utama Angkatan Laut Kelas A. Perubahan ini di tandai dengan penekanan tombol sirene pembukaan tirai selubung papan nama Pangkalan Utama Angkatan Laut XIII Tarakan, oleh KSAL, di Markas Komando (Mako) Lanal Tarakan, Jalan Yos Sudarso, Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (12/8/2015) kemarin.

Dikutip dari situs resmi TNI AL, Kamis (13/8/2015), peningkatan kelas Pangkalan TNI Angkatan Laut Tarakan menjadi Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan didasari Perpang TNI No 12 Tahun 2015 Tanggal 9 Juni 2015 tentang Pengesahan Validasi Organisasi dan Tugas Lantamal XIII Tarakan. Peningkatan kelas ini juga didasari Peraturan KSAL Nomor 3 Tahun 2015 tanggal 30 Juni 2015 tentang Peningkatan Pangkalan TNI Angkatan Laut Kelas B Tarakan menjadi Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut XIII.

Dengan peningkatan status Lanal Tarakan menjadi Lantamal XIII, diharapkan dapat terwujud gelar Pangkalan TNI Angkatan Laut yang ideal dalam meningkatkan dukungan logistik serta administrasi bagi unsur-unsur TNI Angkatan Laut yang beroperasi di perairan wilayah timur khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara.

Selain itu dalam pencapaian tugas pokok TNI Angkatan Laut, peran pangkalan sangatlah penting karena operasi laut tidak akan berjalan dengan optimal tanpa diimbangi oleh aspek dukungan yang baik dan memadai dari sebuah pangkalan. Guna menempatkan kedudukan yang proporsional, maka peran maupun fungsi pangkalan sebagai tempat pemangkalan, pembekalan, penyelenggaraan, pemeliharaan dan perbaikan unsur-unsur operasional TNI Angkatan Laut serta perawatan personel (dikenal dengan 5 R: Rebase, Replenishment, Repair, Rest, and Recreation) terus dikembangkan kemampuannya.

Menurut KSAL, pengembangan Lantamal XIII Tarakan ini merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung visi poros maritim dunia. Posisi Tarakan yang berdekatan dengan keberadaan alur laut kepulauan Indonesia II yang merupakan salah satu alur pelayaran internasional yang memiliki potensi kerawanan tinggi terhadap kemungkinan terjadinya berbagai gangguan keamanan di laut, memerlukan pengawasan maksimal, terus menerus dan intensif.

Perairan di wilayah Kalimantan Utara dan sekitarnya seperti di laut Sulawesi dan Selat Makassar, selain memiliki potensi kekayaan sumber daya laut melimpah juga menjadi sasaran para pelaku illegal fishing maupun pencurian sumber daya lainnya secara ilegal.

“Perairan ini memiliki potensi kerawanan konflik perbatasan maritim dengan negara tetangga serta potensi tindakan kejahatan maritim lintas negara,” tegas KSAL.

Faktor lain yang mendasari perubahan status Lanal Tarakan menjadi Pangkalan Utama adalah adanya konsep gelar Pangkalan TNI Angkatan Laut, dimana gelar kekuatan diarahkan di daerah-daerah perbatasan dan rawan konflik. Wilayah Kalimantan Utara secara geografis berbatasan langsung dengan negara Malaysia dan Filipina, sehingga memerlukan peningkatan kemampuan Pangkalan TNI Angkatan Laut untuk menciptakan keamanan perairan perbatasan. Terkait dengan hal tersebut, maka menjadi suatu konsekuensi logis perlunya peningkatan status Pangkalan TNI Angkatan Laut di Tarakan yang tidak saja dapat menunjang kepentingan pertahanan dan keamanan di laut, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah di kalimantan utara dan sekitarnya.

Komandan pertama yang memimpin Pangkatan Utama TNI Angkatan Laut XIII Tarakan adalah Kolonel Laut (P) Wahyudi H Dwiyono. Secara resmi pamen TNI Angkatan laut yang dalam waktu dekat ini akan menjadi seorang Laksamana TNI ini dikukuhkan oleh KSAL pada sebuah upacara militer, di lapangan dermaga milik TNI Angkatan Laut, Desa Mamburungan, Tarakan, Rabu (12/8/2015).

Hadir pada upacara peresmian Lantamal XIII, Irjenal Laksamana Muda Zufri Zainal A, Asrena Laksamana Muda Agung Pramono, Asops Laksamana Muda Arie Henrycus Sembiring, Panglima Komando Armada Kawasan Timur Laksamana Muda Darwanto, pejabat teras Mabesal serta para Komandan Pangkalan Utama Wilayah Timur.

Sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Utara turut hadir penjabat Gubernur Kalimantan Utara Triyono Budi Sasongko, Ketua DPRD Tarakan Sabar Santuso, Walikota Tarakan Sofian Raga, pejabat teras TNI serta para muspida di wilayah Kalimatan Utara. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker