Sabtu, 09 Mei 2026

Walikota Medan Canangkan Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan

Jumat, 17 April 2015 06:23 WIB
Walikota Medan Canangkan Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan
Walikota Medan Dzulmi Eldin memakaikan secara simbolis kacamata kepada seorang siswi. (Ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Walikota Medan Dzulmi Eldin mencanangkan Bulan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI)-KB Kesehatan Kota Medan Tahun 2015 di Lapangan Pertiwi, Jalan Bilal, Medan, Kamis (16/4/2015). 

Melalui pencanangan ini  diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut dan peduli terhadap pengendalian laju pertumbuhan penduduk, sekaligus membentuk keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

Pencanangan ditandai dengan pemukulan gong oleh Walikota didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Widwiono, Ketua IBI Sumut Dina Ria Girsang, Ketua IBI Kota Medan Sempa Malem Barus, Kepala Badan PP&KB  Kota Medan Muslim Harahap serta Kadis Kesehatan Usma Polita Nasution. Selain itu Walikota juga memberikan dan memakaikan secara simbolis kacamata kepada sejumlah siswa SD, SLB dan SMP.

Menurut Walikota, pencanangan ini cukup penting, sebab setiap tahun program ini terbukti menjadi salah satu program primadona, terutama di bidang kependudukan dan keluarga berencana dengan basis dan dukungan masyarakat luas.

"Pemko Medan bersama stakeholder, khususnya IBI Kota Medan diharapkan bisa secara terus menerus dan terpadu berperan aktif dalam memberikan saran masukan yang konstruktif, sebagai upaya mendorong pengendalian pertumbuhan penduduk melalui perumusan kebijakan dan penyusunan langkah strategis, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," kata Walikota.

Salah satu upaya yang telah dan terus dilakukan dalam upaya pengendalian pertumbuhan pendudukan kata Walikota, melalui program pencanangam Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan. Program ini bukan program baru melainkan telah menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Cakupan program ini juga tidak di lingkungan kota Medan akan tetapi juga berskala nasional yang serentak di seluruh Indonesia selama empat bulan.

"Pelaksanaan program ini secara nyata telah memberikan pengaruh yang positif sekaligus memberikan kontribusi kepada masyarakat, terutama bagi keluarga pra sejahtera khususnya terhadap penurunan angka kelahiran dan kematian bayi serta ibu melahirkan. Selain itu juga merupakan salah satu indikator pencapaian sasaran Millenium Development Goals (MDGs) Tahun 2015," ungkapnya.

Melihat esensi dari kegiatan ini cukup penting,  mantan Sekda Kota Medan ini pun mengucapkan terima kasih kepada IBI yang telah bekerja secara profesional, kesungguhan hati, niat baik dan tulus serta terus berpedoman kepada kode etik bidan.

"Saudara-saudara sekalian pasti memiliki tekad yang begitu kuat untuk menjadikan program ini sebagai agenda prioritas kerja. Oleh karenanya pelaksanaan program Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan Kota Medan Tahun 2015 yang dicanangkan ini, merupakan langkah efektif dalam memberhasilkan program Keluarga Berencana Nasional secara berkelanjutan, terutama di Kota Medan," ujarnya.

Selanjutnya Walikota juga meminta program ini dapat diselenggarakan secara dialogis dan partisipatif, sehingga dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pengendalian jumlah penduduk, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Ketua IBI Kota Medan Sempa Malem Barus menjelaskan, pencanangan Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT IBI ke-64. Tujuan Bulan Bhakti IBI ini adalah untuk menekan pertumbuhan penduduk dengan mengajak ibu-ibu ber-KB pada usia subur. 

"Kegiatan ini rutin diselenggarakan IBI Kota Medan setiap tahunnya di klinik-klinik bidan swasta yang ada di 21 kecamatan se-Kota Medan secara gratis," jelas Sempa.

Diterangkan Sempa lagi, Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan ini diisi dengan serangkaian kegiatan seperti pelayanan KB dan kesehatan gratis bagi keluarga prasejahtera, peningkatan penyuluhan KB dan kesehatan, pembinaan terhadap ibu hamil guna menurunkan angka kematian ibu melahirkan serta pemberian kacamata gratis kepada 1.057 siswa.

Kemudian untuk target akseptor KB selama 4 bulan mulau Maret sampai Juni, Sempa mengatakan pihaknya telah memberikan IUD sebanyak 1.900, implant 2.262, suntikan 2.782, pil 1.576 dan MOP 150 serta MOW sebanyak 450. Untuk mensukseskan kegiatan ini, Sempa mengungkapkan anggota IBI saat ini berjumlah sekitar 2.000 orang, dimana 500 diantaranya telah membuka praktek mandiri, 250 orang bekerja di puskesmas dan selebihnya bekerja di rumah sakit swasta, pemerintah dan pendidikan telah menyatakan kesiapan membantu. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan
Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut
Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa
Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA
Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020
Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk
komentar
beritaTerbaru
hit tracker