Selasa, 05 Mei 2026

Jokowi Janji Relokasi Pengungsi Sinabung Segera Rampung

Rabu, 29 Oktober 2014 19:22 WIB
Jokowi Janji Relokasi Pengungsi Sinabung Segera Rampung
Joko Widodo. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Kabanjahe, (beritasumut.com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan masalah relokasi yang menjadi persoalan pengungsi Gunung Sinabung sudah diselesaikan. Izin dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup yang menjadi kendala pembangunan jalan pun sudah diatasi.

"Memang masih ada masalah perizinan dari Menteri Kehutan, tapi tadi menterinya sudah saya telepon langsung," kata Jokowi di Posko Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung Sinabung di Pendapa Kantor Bupati Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Rabu (29/10/2014) sore.

Ia juga mengaku telah memerintahkan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk menyelesaikan surat perizinan itu dalam 2 atau 3 hari ini.

"Setelah suratnya dipegang, saya perintahkan ke pihak kodam untuk langsung dikerjakan jalannya sekitar 6,5 km. Rampung, masalah relokasi selesai," ujarnya.

Dipaparkannya, pemerintah juga telah  menghitung biaya yang diperlukan untuk pembangunan akses jalan ke lokasi relokasi.

"Totalnya sekitar Rp11,5 miliar. Sudah kita berikan ke pangdam. Untuk pembangunan dan perbaikan rumah akan dikirim lagi. Saya lupa jumlahnya. Kalau tidak salah kira-kira Rp80 miliar," sambungnya.

Selain itu, pengungsi Sinabung juga sudah mendapat bantuan Rp500 ribu per KK. Mereka juga diberikan Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar.

Ditanya soal kebutuhan mendesak, Jokowi menyatakan, pengungsi hanya minta relokasi.

"Itu kebutuhan yang mendesak dan itu sudah diputuskan. Pak Bupati oke, Pak Gubernur oke, menteri oke, jalan sudah oke, 3 hari ini sudah dimulai," jelasnya.

Saat ditanya apakah erupsi Gunung Sinabung dapat dinaikkan statusnya sebagai bencana nasional, Jokowi menyatakan akan mempertimbangkannya.

"Nanti dilihat, status nggak penting, (yang penting di) lapangan, kerjakan, beri solusi," sebutnya.

Seperti diketahui, Gunung Sinabung merupakan gunung berapi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Ketinggian gunung ini 2.460 meter dari permukaan laut.

Gunung Sinabung tidak pernah meletus ratusan tahun, sejak 1600, kemudian meletus kembali pada 29 Agustus 2010. Setelah itu, Gunung Sinabung meletus pada September 2010. Selanjutnya sejak September 2013 Gunung Sinabung berulang-ulang meletus hingga saat ini. Selain erupsi, guguran awan panas juga berulang-ulang terjadi.

Sejak September 2013 itu, ribuan orang mengungsi. Sebagian di antaranya kini sudah pulang ke rumah masing-masing.

Data yang dilansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Ahad (27/10/2014), pengungsi akibat dampak erupsi Gunung Sinabung berjumlah 1.018 KK yang terdiri dari 3.284 jiwa. Mereka kini ditempatkan di 12 titik pengungsian.

Mereka merupakan warga Desa Sukameriah, Berastepu, Gamber, Bekerah dan Simacem yang berada di radius 5 kilometer dari kawah Gunung Sinabung. BNPB sudah merekomendasikan agar warga dari kelima desa ini segera direlokasi.

Letusan Gunung Sinabung juga sempat mengambil korban jiwa. Pada Sabtu 1 Februari 2014 sekitar pukul 10.30 WIB awan panas menyapu Desa Sukameriah, Kecamatan Payung. Sebanyak 17 orang tewas dalam peristiwa itu. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme
Panglima TNI Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana Kepada Presiden RI di atas KRI RJW-992
Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM Unggul untuk Tingkatkan Daya Saing Global
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu Berkapasitas 82 Juta Meter Kubik
Presiden Jokowi Kecam Keras Serangan Israel ke Rafah
Presiden Tegaskan Pemerintah Bantu Relokasi Korban Banjir dan Bangun Sabo Dam di Sumatera Barat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker