Selasa, 30 Juni 2026

Pemkab Aceh Timur Belajar Kependudukan dan Catatan Sipil ke Pemko Medan

Selasa, 07 Oktober 2014 23:47 WIB
Pemkab Aceh Timur Belajar Kependudukan dan Catatan Sipil ke Pemko Medan
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur ingin belajar mengenai masalah kependudukan dan catatan sipil kepada Pemko Medan. Di samping itu sebagai kabupaten baru, mereka juga ingin mempelajari perkembangan koperasi dan UMKM di Kota Medan  guna menggerakan industri untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD).

Demikian terungkap ketika Wali Kota Medan diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan Qamarul Fatah saat menerima kunjungan peserta Diklatpim Tk IV Angkatan V Kabupaten Aceh Timur dalam rangka Bencmarking to Past Practice di Kota Medan di Balai Kota Medan, Selasa (7/10/2014).

Rombongan peserta Diklatpim yang berjumlah 40 orang dipimpin Asisten Administrasi Umum (Asmum) Setdakab Aceh Timur Irfan Kamal.  Menurut Irfan, dipilihnya Medan sebagai kota tujuan karena mereka tertarik dengan kegiatan yangf terkait dengan masalah kependudukan dan catatan sipil.

“Dari mobilitas kependudukan yang sangat tinggi namun kami tidak pernah mendengar terjadinya masalah kependudukan di Kota Medan.  Padahal Kota Medan dihuni oleh penduduk yang terdiri dari berbagai macam suku dan agaman. Hal ini menunjukkan masalah kependudukan telah dikelola dengan sangat baik. Jadi inilah yang menjadi alasan utama  kami memilih Kota Medan sebagai tempat tujuan peserta Diklatpim ini,” kata Irfan.

Selain kependudukan dan catatan sipil, Irfan juga mengaku mereka tertarik dengan perkembangan koperasi dan UMKM di Ibukota Provinsi Sumatera Utara saat ini. Mereka ingin mendapatkan masukan sehingga nantinya dapat diterapkan di Kabupaten Aceh Timur. Dengan demikian koperasi dan UMKM dapat bergeliat, sehingga memberikan kontribusi  untuk menambah PAD.

“Pemkab Aceh Timur tidak memiliki keuangan yang cukup untuk membeli sarana dan prasarana. Untuk itulah sebagai kabupaten baru, kami ingin menggerakkan industry yang ada, terutama koperasi, UMKM serta industri  rumah tangga. Semoga dengan masukan yang kami terima dari Pemko Medan, kami dapat menerapkannya di Aceh Timur,”  ungkapnya.

Asisten Ekbag Kota Medan Qamarul Fatah didampingi Kadis Koperasi dan UMKM Arjuna Sembiring dan Kepala Kantor Diklat Kota Medan Fakhruddin Harahap, menyambut baik kedatangan seluruh rombongan peserta Diklatpim TK IV Angkatan V di Kota Medan. Dengan senang hati dan tangan terbuka, Pemko Medan melalui SKPD terkait siap memberikan masukan yang diinginkan.

“Kita siap memberikan masukan terkait masalah kependudukan maupun pencatatan sipil, termasuk soal perkembangan koperasi maupun UMKM di Kota Medan. Kita berharap dengan masukan yang diberikan ini,  apa yang menjadi tujuan peserta Diklatpim  bisa tercapai seperti yang diharapkan,” ujar Qamarul.

Selanjutnya Qamarul mengungkapkan, penduduk Medan asal Aceh yang menghuni Kota Medan saat ini menempati peringkat ketujuh dengan jumlah lebih kurang 2,78 persen dari total penduduk sekitar 3 juta jiwa.  Kemudian mantan Kadis Koperasi dan UMKM ini juga berharap dalam pertemuan ini Pemko Medan dapat masukan terkait dengan pelayanan masyarakat dari Pemkab Aceh Timur.

Pertemuan dengan peserta diklatpim ini diisi dengan ekspose tentang Kota Medan yang disampaikan perwakilan Bappeda Kota Medan. Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan kadis Koperasi dan UMKM Kota Medan Arjuna Sembiring, terkait perkembangan koperasi dan UMKM serta diteruskan dengan tanya jawab. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian
Janji Palsu Oknum PNS Pemko Medan Berakhir di Polsek Delitua ‎
Polda Sumut Dukung Pemko dan Polresta Medan Tertibkan Asmara Subuh
Babinsa Dampingi Bank Arta Graha Laksanakan Pasar Murah
Ini Daftar Harga Bahan Pokok yang Dijual di Pasar Murah Pemko Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker